oleh

Anggota Paskibraka Mura Meninggal

LINGGAU POS ONLINE, H WUKIRSARI – Purna Paskibraka Indonesia (PPI) tengah berduka. Seorang anggotanya, Silvia Rachmawaty (17) meninggal dunia, Jumat (31/8) pagi. Jenazah siswi kelas XI IPA SMAN Tugumulyo itu akan dikebumikan hari ini (1/9) di TPU Desa H Wukirsari, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Informasi ini disampaikan Echa, guru SMPN H Wukirsari kepada Linggau Pos, kemarin. Ia menjelaskan, 17 Agustus 2018 gadis yang pernah jadi siswinya di SMPN H Wukirsari itu jadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mura.

Echa lebih sedih, mengingat baru 29 Agustus 2018 Silvia genap berusia 17 tahun. Ia tak menyangka, alumni SMPN H Wukirsari itu begitu cepat meninggalkan dunia ini.

“Dia mengikuti karantina sebagaimana teman-teman lain. Lalu 17 Agustus 2018 itu, sepulang dari acara karena badannya panas, langsung dibawa ibunya ke dokter. Karena kata dokter bahaya, langsung ke RS AR Bunda. Di RS Ar Bunda diagnosa awalnya Demam Berdarah Dengue (DBD). Sampai transfusi lima kantong darah,” jelas Echa.

Sehari di RS AR Bunda, lanjut Echa, diduga Silvia ini menderita penyakit kronis lain. Lalu dirujuk ke RS Muhammad Hoesin Palembang. Dari hasil identifikasi dokter di sana, diduga Silvia mengalami leukimia atau kelebihan darah putih.

“Sejak 18 Agustus 2018 dia dirawat di RSMH. Pagi tadi (kemarin), kami dapat kabar dia meninggal dunia. Terang saja saya kaget,” jelas Echa.

Kemarin, pukul 15.00 WIB jenazah Silvia Rachmawaty tiba di rumah duka, lalu dimandikan.

“Informasi tadi saat kami melayat, besok (hari ini,red) baru dimakamkan,” jelas Echa.

Mengenang Almh Silvia, Echa masih ingat betul perjuangan siswi yang dikenal berprestasi di segala bidang itu.

“Kan jarang ya, anak itu bagus di akademik dan non akademik. Tapi Silvia ini selalu masuk tiga besar, aktif juga di organisasi. Saat SMP, dia aktif di Polisi Cilik, karena cita-citanya mau jadi Polwan,” jelas Echa.

Sementara itu, Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti mengaku turut berbela sungkawa.

“Saya kaget tadi dapat kabar itu. Jujur saja. Saat pengibaran bendera (HUT RI,red) itu saya lihat penampilan anggota Paskibra tampil maksimal. Kami jelas sangat kehilangan,” terang Hj Suwarti.

Ia mendoakan, Silvia khusnul khotimah.

“Semoga almarhumah khusnul khotimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan tabah,” imbuh Hj Suwarti.(02)

***SMAN Tugumulyo Berduka

KEPALA SMAN Tugumulyo, Romdon melalui Waka Sarana, Rustanto mengakui, mereka terkejut mendengar kabar ini.

“Tadi siang, teman-teman Silvia Rachmawaty sudah nangis semua. Mereka tidak menyangka gadis yang aktif itu meninggal. Kami ikut berbelasungkawa,” jelas Rustanto, saat dibincangi Linggau Pos, kemarin.

Ia mendoakan agar siswi kelas XI IPA itu khusnul khotimah, diampunkan segala dosa ditempatkan di tepat yang sebaik baiknya di sisi Allah SWT.

Ia menjelaskan, dari SMAN Tugumulyo ada 10 siswa yang masuk Tim Paskibraka Kabupaten Mura. Salah satunya, Silvia Rachmawaty.

“Kalau saat jadi peserta didik, dia nggak banyak absen. Bahkan jarang sakit. Jadi kami berharap, keluarga yang ditinggalkan secara tiba-tiba ini diberi ketabahan,” jelasnya.(02)

Rekomendasi Berita