oleh

Angga : Kader Jangan Terlibat dengan Perdebatan

GMNI Cabang Lubuklinggau Laksanakan Konfercab VIII

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kota Lubuklinggau, menggelar konferensi cabang (Konfercab) VIII untuk memilih kepengurusan baru periode 2017-2019.

Laporan Suwito, Jawa Kanan SS

Konfercab ini dilaksanakan di aula Asoka Hotel SMart, Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Minggu (10/12). Konfercab dibuka oleh Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, yang diwakili oleh asisten III Setda Kota Lubuklinggau, Kahlan Bahar.

Ketua DPC GMNI Kota Lubuklinggau, Angga Juli Nasution saat pembukaan Konfercab, mengingatkan kepada peserta Konfercab untuk tidak terlibat perdebatan.

“Konfercab harus dimaknai sebagai wadah untuk melahirkan gagasan baru dalam berorganisasi, bukan untuk berdebat dan adu argumen,” tegas Angga Juli Nasution.

Angga sapaan akrabnya juga menekankan, para kader GMNI jangan terjebak dengan perdebatan yang tidak substantif. Masing-masing kader memiliki ruang dialektika, untuk melahirkan inovasi-inovasi yang mampu membawa organisasi ke arah yang lebih dinamis.

“Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin dan jangan menjadikan Konfercab hanya sebagai rutinitas untuk menggugurkan kewajiban organisasi,” jelas Angga.

Lebih lanjut, Angga menyampaikan siapa pun nantinya ketua yang terpilih diharapkan bisa mewujudkan cita-cita organisasi.

“Cita-cita organisasi tidak akan bisa dicapai tanda adanya kesadaran kolektif untuk bersama-sama membangun GMNI,” tandasnya.

Sementara itu di tempat yang sama Ketua Presidium GMNI Kota Lubuklinggau, Hasanudin meminta agar para kader GMNI tidak terlibat pada ajang politik mendatang.

“tugas utama kita mengawasi namun untuk diri pribadi kita tidak melarang bagi kader ada yang menyukai salah satu kandidat, namun tidak membawa nama GMNI,” ulasnya. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita