oleh

Alumni SMK Yadika Dapat Beasiswa Kuliah ke Jepang

LINGGAU POS ONLINE, LUBUK KUPANG – Alumni SMK Yadika Lubuklinggau, Ari Yansa Putra Pratama membagi kabar bahagia untuk adik tingkatnya, kemarin (27/3). Di hadapan adik-adik tingkat, dewan guru juga Kepala SMK Yadika Lubuklinggau, CH Ibramsyah, ia memohon doa untuk berangkat ke Jepang.

“Saya akan kuliah ke Jepang. Dan ini merupakan anugerah bagi saya, karena selama ini belajar di SMK Yadika,” tutur Yansa alumni Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) Tahun Ajaran 2016/2017 ini.

Enam bulan terakhir, Yansa yang pernah menjabat Ketua OSIS SMK Yadika itu telah mengikuti proses training selama enam bulan di Sahid University Jakarta.

Mendengar motivasi dan kabar yang disampaikan Yansa kepada adik-adik tingkatnya, CH Ibramsyah terharu.

“Dia ini satu tahun lalu menghadap saya. Bilang ke saya, bahwa dia memang belum pernah ke Palembang. Tapi dia mau kuliah ke Jepang. Kebetulan memang tahun 2017 lalu, ada alumni kita yang berangkat ke Jepang, kuliah juga. Nah, ini ada lagi program kerja sama Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel dengan Universitas Sahid dan Pemerintahan Jepang. Dengan diterimanya Yansa, alhamdulillah 2017 dan 2018 membuktikan bahwa alumni SMK Yadika bisa kuliah ke Jepang,” jelasnya.

Yansa, kata CH Ibramsyah, akan mengambil Jurusan Perhotelan di Jepang. Selama di Sahid University, Yansa belajar tentang perhotelan.

“Sebenarnya ada lima alumni SMK Yadika berniat mengikuti seleksi yang diadakan Disdik Sumsel itu. Namun yang gol sampai akhir Yansa. Salah satu faktor pendukungnya, dia punya semangat, dan yakin sejak awal. Karena saya sudah jelaskan ke anak-anak, asal kita mau usaha dan berdoa, pasti bisa mendapat apa yang kita inginkan,” tutur CH Ibramsyah.

Bersama 12 alumni SMK di Sumsel, Yansa akan bertolak ke Jepang akhir Maret 2018 ini.

“Untuk mengikuti program ini memang harus serius. Minimal akademiknya harus bagus. Bisa berbahasa Inggris, Jepang maupun Mandarin. Kebetulan di SMK Yadika ada mata pelajaran Bahasa Mandarin. Jadi menguasai salah satu saja dari tiga bahasa ini, bisa memudahkan alumni lulus pada program ini,” jelasnya.

Mengenai proses kuliah, CH Ibramsyah memastikan semua biaya ditanggung pemerintah, baik pemondokan, akomodasi, sampai biaya kuliah.

“Visanya pun seumur hidup,” jelas CH Ibramsyah.

Ia berharap, dengan dibuktikan dari keberhasilan Yansa, bisa jadi cerminan bahwa alumni SMK khususnya SMK Yadika mendapat perhatian besar dari pemerintah.

“Artinya, tidak ada yang tidak mungkin kalau kita berusaha dan berdoa,” terangnya.

Ia memastikan, sekolah selalu mendukung dari sisi administrasi pun akan disiapkan.

“Kami tidak membatasi kreativitas anak. Setiap potensi mereka akan diwadahi dan difasilitasi oleh sekolah,” jelasnya.(02)

Rekomendasi Berita