oleh

Alumni Pegang Sertifikat TIK

LINGGAU POS ONLINE, WATERVANG – Sekolah pada umumnya memberikan porsi pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dua jam per pekan. Namun di SMA Yadika, pembelajaran TIK empat jam per pekan.

“Era kekinian, pelajar dihadapkan pada kehidupan yang serba IT. Kalau mereka tidak paham teknik mengoperasikannya, bahaya. Akan sulit bagi mereka berpacu dengan kemajuan jaman,” kata Kepala SMA Yadika, Ikhsan Amin.

Oleh karena itulah, SMA Yadika memberikan porsi pembelajaran TIK 40 % teori dan 60 % praktik.

“Kami punya laboratorium TIK yang fungsinya dioptimalkan untuk siswa belajar baik hardware maupun software. Kalau porsi belajarnya 2 jam teori 2 jam praktik. Seluruh siswa mulai kelas X-XII berhak dapat porsi itu,” jelas Ikhsan.

Setiap pekan, siswa-siswi ada jadwal belajar di laboratorium. Penguatan dari sisi IT itu sudah dilakukan empat tahun terakhir.

“Mereka yang lulus SMA Yadika, berhak mengantongi sertifikat. Sebagai bukti mereka mampu mengoperasikan Microsoft Word maupun Microsoft Excel. Artinya sekalipun mereka melamar pekerjaan, sudah menguasai teknik mengoperasikan komputer,” jelasnya.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita