oleh

Aku Yatim Piatu

Aku seorang pemuda warga Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II. Saat ini umurku 20 tahun. Aku mencari uang dengan cara menjadi pengamen di seputaran Kota Lubuklinggau serta kadang kala menjadi kuli panggul di pasar Inpres.

Tidak jarang aku juga melaksanakan pekerjaan lain, untuk mencukupi kebutuhan hidupku seorang diri setelah kedua orang tua telah tiada sekitar 10 tahun lalu akibat kecelakaan.

Walaupun aku hidup sendiri (Yatim Piatu) tapi dalam benakku, aku harus bisa hidup tanpa harus memerlukan bantuan dari orang lain.

Saat ayah dan ibuku masih ada, aku belum pernah melakukan pekerjaan ini, karena saat itu ayah dan ibuku bekerja menjadi buruh tani(nyadap karet) dan berjualan sayur di pasar. Saat ibu dan ayahku tiada pastinya menyisakan luka yang mendalam bagi diriku, apalagi aku hanya hidup seorang diri dan tidak mempunyai saudara.

Jujur kadang-kadang sepi hidup sendiri, tetapi bagaimana lagi walaupun ada saudara dari ayah ataupun ibuku, tetap masih terasa sepi sebab beda rasanya dengan orang tua sendiri.(03)

Rekomendasi Berita