oleh

Aku Terjerumus Pergaulan Bebas

Namaku sebut saja, Putra (35) seorang pria yang telah menikah dan mempunyai dua anak. Saat ini aku tinggal di salah satu desa di Kabupaten Musi Rawas.

Aku bertahan hidup memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan cara berjualan sembako masuk ke pasar-pasar kecil di daerah. Seperti di Kabupaten Musi Rawas, Muratara, Curup, Empat Lawang, bahkan sampai ke Lahat.

Sebelum menikah aku adalah seorang laki-laki yang bisa dikatakan sangat nakal. Sebab hampir setiap pergaulan bebas yang bersifat negatif aku jalani.

Mulai dari berjudi, minum-minuman keras, bermain wanita dan bahkan sering mengonsumsi bahkan menjual narkoba.

Kegiatan negatif saat ini aku tinggalkan. Sebab aku sudah menikah. Aku pernah diberi cobaan dari Tuhan Yang Maha Esa. Sangat sulit untuk aku lalui dikarenakan aku digugat cerai istriku. Atas tingkah laku negatif.

Sampai akhirnya aku berjanji kepadanya tidak akan melakukan hal negatif itu lagi agar ia tidak menggugat cerai aku. Akhirnya janji yang aku berikan kepadanya dikabulkan dan hingga saat ini kehidupan rumah tanggaku sangat bahagia terlebih lagi sudah mempunyai dua orang anak.

Hari-hari demi hari aku lalui dengan mencari nafkah sebagai pedagang sembako keliling daerah, yang awalnya hanya bersenang-senang dan memenuhi kebutuhan hidup dengan cara berjualan barang haram yakni narkoba kemudian aku tinggalkan.

Sebab aku benar-benar berubah dan tobat bukan hanya lantaran mempertahankan pernikahanku. Melainkan, hampir setiap malam aku sering bermimpi seakan-akan ada makhluk misterius memperingatkan aku untuk bertobat hingga akhirnya aku bertobat.

Walaupun sebenarnya mencari nafkah sebagai penjual sembako keliling tidak mempunyai keuntungan yang besar. Tetapi bagiku dan keluarga kecilku sudah dari cukup sebab yang namanya manusia tidak akan pernah cukup apabila diberikan rezeki.

Memang saat ini aku sudah bisa dikatakan lebih baik dari sebelumnya. Namun dalam hati kecilku aku masih memikirkan dan merasa sedih.

Mengapa aku dulu pernah ngejalani hidup yang sangat buruk dan tidak ada gunanya serta bahkan bisa dikatakan sangat berdosa mungkin ini sudah perjalanan hidupku.

Oleh sebab itu, aku selalu mengajarkan dan mengawasi anak-anakku jangan sampai terjerumus dengan pergaulan negatif seperti aku dulu.

Karena tidak ada baiknya bagi diri sendiri ataupun orang lain. Aku pun selalu berdoa agar anak-anakku mengalami hal yang sama seperti yang pernah aku alami sebelumnya.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita