oleh

Aku si Janda Kembang

Namaku sebut saja, Mawar (28) seorang wanita yang hidup menjanda pasca bercerai dengan suamiku karena tidak terima dengan pekerjaanku sebagai seorang biduan di salah satu organ tunggal di Kota Lubuklinggau.

Aku menikah dengan mantan suamiku sekitar dua tahun lalu, namun saat ini telah bercerai dan belum mempunyai anak.

Selama dua tahun aku lalui hidup bersama dengan dirinya menahan duka dan air mata, sebab suamiku tidak mempunyai pekerjaan hanya seorang pengangguran yang tidak ingin berusaha mencari uang untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Padahal ia adalah seorang pemimpin rumah tangga.

Sedangkan aku bekerja sebagai penyanyi yang lebih dikenal dengan biduan di salah satu organ tunggal guna mencukupi kebutuhan hidup.

Sejak awal menikah aku memang seorang biduan namun setelah menikah aku diperintahkan suamiku untuk berhenti menjadi seorang biduan. Akhirnya aku memutuskan untuk berhenti dengan catatan suamiku mencukupi kebutuhan hidup rumah tangga.

Tetapi siapa sangka setelah menikah dan aku berhenti menjadi biduan, bukannya janji ingin mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Melainkan ia bermalas-malasan untuk bekerja. Bahkan setiap pekerjaan ditawarkan dari temanku, serta tetanggaku tidak pernah diterima dengan alasan gajinya tidak besar dan bukan level dia bekerja di lapangan.

Hari demi hari aku lalui hidup selama sebulan tidak mempunyai pekerjaan baik suamiku dan aku, hingga untuk bertahan hidup kami meminta bantuan kedua orang tuaku untuk memenuhi kebutuhan sehari.

Hingga akhirnya terbesit dalam hatiku untuk kembali bekerja menjadi seorang biduan, sebab kebetulan ada tawaran kembali dari teman yang dulu pernah aku menjadi biduan di organ tunggalnya.

Hampir setengah bulan aku kembali bekerja menjadi seorang biduan tanpa sepengetahuan suamiku.

Hingga suatu saat ia mengetahui pekerjaanku hingga akhirnya ia marah besar dan tanpa pikir panjang ia ingin pisah dariku dengan alasan malu mempunyai istri seorang biduan organ tunggal.

Aku pun tidak bisa berbuat apa-apa dan belum sempat memberikan penjelasan mengapa aku kembali bekerja sebagai biduan organ tunggal.

Akhirnya perceraian diantara kami terjadi dan hingga saat ini aku masih menjadi seorang biduan. Dan mantan suamiku tidak diketahui di mana keberadaannya apakah sudah menikah lagi atau tidak.(16)

Komentar

Rekomendasi Berita