oleh

“Aku Bacok Lehernyo, Daripada Diduluinyo”

LINGGAUPOS.CO.ID – Harun Sohar (55) warga Desa Jadi Mulya Kecamatan Nibung Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), mengakui terus terang telah membunuh adik kandungnya, Ardeni (50).

Ia membunuh Ardeni, bersama anaknya Alek Sander (25), pada Kamis (14/1/2021) siang. Hingga korban Ardeni ditemukan tidak bernyawa sekitar pukul 15.00 WIB, di pondok miliknya di Desa Jadi Mulya Kecamatan Nibung.

Diceritakan tersangka Harun Sohar, awalnya Kamis pagi ia bersama Alek pergi ke kebun untuk membersihkan jalan. “Tidak direncanakan. Aku dari rumah bawa parang ke kebun, nak nebas jalan,” ia mengatakan.

Karena hujan, ia tidak jadi membersihkan jalan. Namun masuk ke kebun di tepi jalan, yang belum dipotong. “Kami jingok, kayu sudah ditebang, digeseknyo. Itu ceritonyo,” tambah tersangka.

Ia dan Alek pun mencari orang yang memotong pohon di kebun tersebut. “Kami jingok kayu yang sudah digeseknyo. Kami cari dak atek, kemudian kami cari ke rumah tempat dio tinggal,” tambahnya.

Saat bertemu, Harun mengatakan kepada korban, “Aku omong jadilah ambek kayu. Dio jawab, itu bukan hak kamu. Apo maksud kau nak nahan aku, kato dio,” tambah Harun Sohar.

Ia pun mengajak Ardeni membagi kayu hasil tembangan itu, namun ditolak. Harun pun mengancam akan merampas kayu tersebut. “Dio dak galak, katonyo nak belago payo,” pengakuan Harun Sohar.

Kemudian Ardeni menurutnya mengancam hendak memukulu. “DIo ancam nak mukul, langsung aku bacok lehernya dari pada didahului. Kemudian dio terdudud, aku bacok pahanyo dua kali,” tambahnya.

Sementara tersangka Alex Sander, mengaku hanya membacok sekali. “Aku ngapak leher sekali. Dem itu kami balik ke rumah,” jelasnya.

Seperti diketahui, tersangka Alek Sander berhasil ditangkap petugas di Lubuklinggau, Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam pemeriksaan, Alek mengaku bahwa ayahnya yakni Harun Sohar (55) juga terlibat dalam pembunuhan tersebut. Sehingga hari itu juga, Harun Sohar ditangkap.(*)

Rekomendasi Berita