oleh

Aktivis PTBM Musi Rawas Ditugaskan Melindungi Anak

LINGGAU POS.CO.ID- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Musi Rawas (Mura), membentuk aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PTBM). Hal itu dilakukan untuk melindungi tumbuh kembang dari anak-anak di wilayah Kabupaten Mura.

Kepala DP3A Kabupaten Mura, Jamil Kamal melalui Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak (P2A), Sri mengatakan tidak bisa dipungkiri di wilayah Kabupaten Mura masih sering terjadi kekerasan terhadap anak.

“Kekerasan yang terjadi terhadap anak, ada yang disengaja dan ada yang tidak sengaja. Akibat, minimnya pengetahuan para orang tua terhadap hal ini. Akibatnya, kerap terjadi kekerasan terhadap anak tanpa disadari orang tuanya, atau orang terdekat lainnya, ”kata Sri.

Sri menjelaskan, aktivis PTBM ini bertugas untuk menemu kenali kekerasan terhadap anak di wilayahnya masing-masing, karena mereka tersebar di 163 desa dari 199 desa/kelurahan yang ada di wilayah Mura.

“Aktivis PTBM beranggotakan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh anak yang ada di desa dan kelurahan. Sengaja kita merekrut mereka, karena mereka merupakan orang-orang yang dihormati di wilayahnya masing-masing. Sehingga, memudahkan mereka untuk memberi arahan dan masukan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dengan metode ini, pihaknya berharap agar kedepan tidak ada lagi kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di wilayah Kabupaten Mura. Sehingga, anak-anak ini bisa menjadi generasi penerus yang siap bersaing dengan daerah lainnya.

Mengenai permasalahan insentif para aktivis PTBM mendapat insentif menggunakan anggaran desa melalui dana desa. Hal ini sudah dikoordinasikan dengan Kades dan Lurah di wilayah Kabupaten Mura.

“Semoga, kedepan tidak lagi kita dengar ada kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Mura,” harapnya.(*)

Artikel ini sudah terbit di Harian Pagi Linggau Pos dengan judul “Aktivis PTBM Ditugaskan Melindungi Anak”

Rekomendasi Berita