oleh

Akibat Pemadaman Listrik, Diduga Barang Elektronik Warga Lima RT, Rusak

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Warga di lima RT yaitu RT 8, 9, 13, 14 dan 15 Kelurahan Air Putih Lama Kecamatan Curup mendadak heboh pada Selasa (7/11) sekitar pukul 19.30 WIB. Pasalnya, aliran listrik di sebagian besar kawasan itu mendadak aneh dan jarang terjadi.

Aliran listrik di kawasan itu, sebelum terjadi pemadaman listrik, ada ledakan diduga terpusat pada salah satu tiang listrik lampu jalan hingga bola lampu berasap dan mati. Ledakan tersebut dibarengi dengan pemadaman listrik di kawasan itu.

Anehnya, saat terjadi pemadaman listrik, sejumlah alat elektronik milik warga diduga rusak. Hal itu diketahui karena alat elektronik seperti televisi, reciver, kulkas mengeluarkan asap. Bahkan, ada juga warga yang mengaku bola lampu di rumahnya meledak hingga pecah dan mengeluarkan asap.

Meski demikian, belum bisa dipastikan apakah sejumlah elektronik tersebut benar-benar rusak, lantaran belum bisa di cek karena kondisi aliran listrik masih padam.

“Kita sudah melapor ke PLN, tapi sampai sekarang belum datang, dan lampu masih padam,” tutur salah satu warga Jon (56) ditemui di RT 13 sekitar pukul 11.00 WIB siang.

Menurut Jono, yang juga mengaku barang elektronik berupa TV dan Kulkasnya mengeluarkan asap berharap agar pihak PLN segera melakukan perbaikan.

“Bola lampu saya ada juga yang pecah, lainnya juga mengeluarkan asap saat pemadaman malam tadi terjadi,” tuturnya.

Senada disampaikan warga RT 13, Desmi (42). Ia mengaku, sejak pemadaman listrik terjadi malam tadi memang banyak khawatir barang elektronik warga mengalami kerusakan lantaran mengeluarkan asap.

“Memang ada bunyi ledakan di sekitar tiang lampu jalan, ada juga reciver yang mengeluarkan asap, kami belum bisa memastikan rusak tidaknya karena lampu belum hidup sapai siang ini,” katanya.

Bahkan, karena pemadaman listrik tak kunjung diperbaiki hingga siang hari, warga banyak kebingungan untuk melakukan aktivitas seperti tidak tersedianya air.

“Kami bingung mau ngambil air listriknya padam, untuk tadi ada penampungan air hujan dan banyak warga yang menggunakan tampungan air itu untuk cuci piring dan kebutuhan lainnya, harapan kita cepat diperbaiki,” harapnya.

Sama halnya disampaikan ketua RT 13, Yeti yang mengaku khawatir terhadap barang elektronik warga banyak mengeluarkan asap saat terjadi pemadaman listrik disertai suara ledakan.

“Bukan di RT kita saja infonya, tapi di RT-RT sebelah kita mengalami hal yang sama,” katanya.

Meski sudah ada yang menyampaikan ke pihak PLN, katanya, namun hingga siang ini belum ada petugas yang datang.

“Sudah disampaikan, tapi belum ada yang datang,” tambahnya.

Sementara itu, sejumlah wartawan yang hendak mengonfirmasi kejadian tersebut ke Dirut PLN Cabang Curup di kawasan Kelurahan Sukaraja Curup Timur, Direktur sedang berada di Palembang.

“Bapak sedang di Palembang mas,” kata karyawan PLN saat menemui kalangan media. Pantauan Linggau Pos, sekitar pukul 12.15 WIB. Di sana terlihat kendaraan PLN mengarah ke sekitar lokasi terjadinya pemadaman listrik yang informasinya hendak melakukan perbaikan. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita