oleh

Akibat Pelebaran Jalan Saluran PDAM Pecah

LINGGAU POS ONLINE – Adanya pelebaran jalan tepatnya di samping Mapolres Musi Rawas (Mura) atau tepatnya di Bundaran Agropolitan Center, Desa Muara Beliti Baru, Kecamatan Muara Beliti mengakibatkan saluran air PDAM pecah.

Sehingga menyebabkan tiga desa di Kecamatan Muara Beliti yang di aliran PDAM terhenti, yaitu Desa Pedang, Bumi Agung dan Muara Beliti Baru. Tentunya hal tersebut dikeluhkan pelanggan.

Redi (40) salah satu warga Desa Pedang yang mengeluhkan PDAM mengatakan jika PDAM tidak mengalir tentunya warga resah. Karena saat ini lagi musim kemarau, tentu juga air sumur sedikit sekali dan sungai banyak yang kering.

“Bingung kami kalau kondisinya begini. Kami kesulitan air, padahal air ini sangat kami butuhkan untuk kebutuhan beraktivitas sehari-hari,” kata Redi.

Untuk memenuhi kebutuhan air selama gangguan ini, untung saja ada stok air. Jika tidak bukan tidak mungkin tidak bisa mandi dan mencuci.

“Namun ada pula warga yang tidak terdampak matinya saluran air. Untuk memenuhi air bersih, maka harus mengambil dari mata air terdekat atau meminta kepada tetangga yang memiliki sumur,” ucapnya.

Dirinya berharap air PDAM cepat teraliri, karena air ini hajat orang banyak. Di mana-mana semua orang membutuhkan air.

Kepala BLUD SPAM Mura, Agus Hilman menjelaskan akibat air tidak mengalir di beberapa desa itu. Dikarenakan, akibat pipa pecah yang dilakukan oleh pihak pemborong jalan tersebut.

“Ya, akibatnya pelayanan untuk sementara terhenti sampai hingga proses perbaikan selesai. Maka kita memohon maaf atas ketidaknyamanannya para pelanggan,” imbaunya. (dlt)

Rekomendasi Berita