oleh

Akhir Januari Mulai Bangun Dua Pasar Tradisional

Bantuan Dari Kementrian Pedagangan

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Lubuklinggau kembali mendapatkan bantuan dari Kementerian Perdagangan RI, kali ini untuk membangun pasar tradisional. Di mana saja itu?

Laporan Daulat, Pasar Pemiri

Penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 untuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk membangun pasar sudah dikucurkan. Kadisperindag Kota Lubuklinggau, H M Hidayat Zaini mulai melakukan berbagai tahapan salah satunya rapat intern.

H M Hidayat Zaini mengaku, saat ini tinggal penandatanganan penetapan lokasi pasar oleh Walikota.

“Karena kementerian tidak mau ada kendala dikemudian hari usai pembangunan. Maka dari itu harus dengan penetapan langsung dari Walikota. Saat ini masih proses, jika dalam waktu dekat tuntas pembangunan bisa dimulai akhir Januari,” ujarnya

Menurutnya, untuk lokasi dua pasar baru semi modern ini bakal dibangun di lokasi eks Rumah Potong Hewan (RPH) Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, dan di Terminal Watas Kelurahan Lubuk Durian, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

“Untuk di Pasar Rahma di bangun dengan kapasitas 200 lapak dagang, sementara di Pasar Watas dibangun sekitar 500 lapak,” terangnya.

Tambah Dayat, saat ini proses tender tengah berlangsung dengan dana Rp 4,22 miliar. Selain bangun pasar baru, juga digunakan untuk peningkatan dua pasar kelurahan lainnya. Yakni Pasar Moneng Sepati, dan Pasar Lubuk Tanjung.

Sementara Sekda Lubuklinggau, Rahman Sani mengatakan, kedepannya kedua pasar tersebut dapat ditata dengan baik. Menurutnya, kedua lokasi tersebut sudah banyak penduduk dan selayaknya untuk dibangun pasar.

“Kita semua telah menyetujui lahan pasar di Lubuklinggau Barat I dan Lubuklinggau Selatan I, dibangun pasar tradisional. Semoga kedepannya bermanfaat dan bisa berkembang,”harapnya.(*)

Komentar

Rekomendasi Berita