oleh

Akan Berdiri Rumah Sakit NU di Kota Lubuklinggau

-Lubuklinggau-678 dibaca

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Sabtu (4/11) siang, 3.000 lebih Nahdliyin hadir dalam momen pelantikan Pengurus Ranting, Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Halaman Rumah Dinas Walikota Lubuklinggau. Tepatnya Jalan Soekarno Hatta, di Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara I.

Hadir dalam kesempatan itu, Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe, Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar Ketua DPD Golkar Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Lubuklinggau H Raden Syahlendra, anggota Komisi I DPRD Kota Lubuklinggau Ust H Murdianto, Ketua DPD PBB Kota Lubuklinggau Hendi Budiono, Ketua FKUB Kota Lubuklinggau Ismu Ridjal, Ketua WALUBI Suwandi Kwee, Ketua PGIS Kota Lubuklinggau Pendeta Daniel Tampubolon, Wakil Ketua FKUB Kota Lubuklinggau Pendeta Jhon Hutagalung, Pengurus GP Ansor Cabang Kota Lubuklinggau, dan Pengurus PMII Cabang Kota Lubuklinggau.

Acara inti yang dimeriahkan Hadroh Pesantren Al-Azhaar Lubuklinggau itu, meliputi Pelantikan Pengurus Ranting NU, Muslimat NU, Fatayat NU se-Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kecamatan Lubuklinggau Utara II dan Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Khusus Fatayat dilantik oleh Ustadzah Martini, sementara Pengurus Muslimat dilantik Hj Sri Nuryatun, dan untuk Pengurus Ranting NU dilantik Ketua Pengurus Cabang NU Kota Lubuklinggau, DR KH Ahmad Mansur, SE, M.Si.

Kegiatan yang diselenggarakan pengurus NU, seperti Rois Suryah K Imam Isa Mukti, Katib Drs Ahmad Wahyudin, Ketua Tanfidziyah DR KH Ahmad Mansur, Sekretaris Sumarsam dan segenap panitia itu mendapat apresiasi dari Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe.

“Pemkot Lubuklinggau memberikan perhatian penuh untuk seluruh organisasi di Kota Lubuklinggau. Jadi semua, tidak hanya NU, Muhammadiyah termasuk organisasi keagamaan, masyarakat, kepemudaan, kita hidupkan, kita mendukung penuh. Tujuannya, kalau organisasi ini rutin silaturahim, ikatan persaudaraan di masyarakat kuat, disibukkan dengan kegiatan positif. Sehingga tidak mudah terpengaruh dengan hal negatif, salah satunya masuk aliran sesat dan lain-lain itu,” terang Walikota Lubuklinggau.

Melihat Nahdliyin yang tumpah ruah mencapai 3.000-an orang, Walikota bersyukur bahwa kekuatan NU diharapkan bisa memberikan pengaruh positif di masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PCNU Kota Lubuklinggau Dr KH Shmad Mansur menyerahkan secara simbolis Kartu Tanda Anggota NU (KartaNU) kepada Walikota Lubuklinggau.

Dalam sambutannya, DR KH Shmad Mansur bersyukur NU Lubuklinggau mempunyai sosok walikota keren, seperti H SN Prana Putra Sohe.

“Kata-kata saya ini bukan ecek-ecek. Karena banyak sekali yang Walikota lakukan untuk NU Lubuklinggau. Banyak program-program NU yang didukung penuh oleh Walikota. Sampai NU punya gedung sendiri, dan insya Allah akan diresmikan Ketua PBNU Prof. DR Said Aqil Siradj. Kami yakin, kalau tanpa dukungan Pemkot Lubuklinggau, belum tentu NU di kota ini bisa semaju sekarang ini,” tuturnya. Oleh karena itu, kata H Ahmad Mansur, tidak berlebihan jika muslimat, Fatayat dan pengurus ranting NU menyerukan ‘Lanjutkan!’

“Insya Allah 9 Desember 2017 kita akan menghadirkan Prof. Said Aqil dalam rangka peresmian gedung NU. Dalam rangka itu kita akan melaksanakan hajatan besar 7 hari 7 malam. Hataman Quran, zikir, sunatan massal, donor darah dan santunan anak yatim piatu sampai tablig akbar,” jelasnya.

Tak hanya itu, banyak hal besar yang akan dilakukan PCNU Kota Lubuklinggau. Salah satunya peletakan batu pertama Rumah Sakit NU.

“Pengurus NU Provinsi Sumsel saja belum punya keberanian untuk membangun RS NU. Sementara kita, insya Allah akan melakukannya di Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Sekali lagi, ini tidak akan terjadi tanpa dukungan Walikota Lubuklinggau,” jelasnya. (05)

 

Komentar

Rekomendasi Berita