oleh

Ajak Warga Sukseskan Guinness World Records

Senam Poco-poco Nusantara

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Seluruh lapisan masyarakat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diajak ikut senam Poco-poco Nusantara. Kegiatan itu akan diadakan serentak di seluruh Indonesia termasuk di Kota Lubuklinggau, Minggu (5/8).

Ajakan ini disampaikan Ketua Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Elvaria Novianti, SE, Minggu (29/7).

“Senam massal ini untuk memecahkan Guinness World Records Poco-Poco,” kata Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Sumsel dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk Dapil VIII (Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan  Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini.

Untuk di Kota Lubuklinggau, Senam Poco-poco Nusantara dilaksanakan di sepanjang jalur Car Free Day.

Putri asli Lubuklinggau, 29 November 1986 ini berharap senam Poco-poco Nusantara yang akan mengukir rekor dunia juga membawa dampak lain terhadap seluruh lapisan masyarakat Kota Lubuklinggau, Mura dan Muratara.

“Untuk memulai langkah itu, saya mengajak seluruh masyarakat Sumsel agar mentradisikan olahraga, khususnya pada 5 Agustus mendatang dengan bersenam Poco-poco di kabupaten/kota masing-masing. Saya yakin bahwa olahraga Poco-poco mempunyai potensi untuk terus diminati, bahkan sampai penjuru dunia,” jelas wanita yang akrab dipanggil Elva itu.

Warga Jalan Garuda Hitam No. 95 RT 02, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II itu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk  menggaungkan tradisi Indonesia ke dunia.

“Ketika nanti dicatat di museum rekor dunia, maka sudah barang tentu ada lagi satu kehebatan kita yang dimiliki bangsa ini, yaitu Poco-poco yang akan terus dipelajari, didalami dan bahkan dijadikan olahraga tradisional di belahan bumi,” ajak putri sulung Eva Yanti dan Elyanto Hatta.

Cucu dari H Latif Ali dan Hj Komariah Latif berharap 5 Agustus 2018 semua masyarakat secara serentak mulai pukul 06.00 WIB di tempat masing-masing melakukan gerakan Poco-poco. Baik yang tradisional maupun prestasi.

“Ada gerakan sepak bola, bulu tangkis, tinju, renang, angkat besi dan beberapa gerakan yang lain,” harap alumni STIE Mura angkatan 2009 itu.

Dengan bergeloranya Senam Poco-poco,  akan membawa dampak positif lainnya. Yakni menghapuskan generasi ‘malas gerak’ alias mager. Itu tak lepas akibat pesatnya perkembangan teknologi, seperti gadget yang membuat masyarakat, khususnya generasi muda, lupa untuk hidup sehat dengan terus bergerak melalui olahraga.

Kegiatan ini dalam rangka juga mendorong agar masyarakat mempunyai kehidupan olahraga yang baik.

Mentradisikan olahraga, sehingga tidak ada yang namanya generasi malas gerak. Jadi semuanya bergerak.

“Saya berharap di semua daerah, desa maupun kampung-kampung untuk menggerakkan masyarakatnya,” papar Ketua Persatuan Perempuan Desa Sumsel dan juga Ketua Perempuan Bangsa PKB Kota Lubuklinggau.

Untuk diketahui sebelum dimulainya Senam Poco-poco Nusantara terpusat di Istana Merdeka, Medan Merdeka Barat, Silang Monas, Thamrin, Bundaran HI dan Sudirman, Jakarta, persiapan terus dimatangkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) FOKBI bekerja sama dengan Kemenpora.

“Menpora pun mengukuhkan 1.500 instruktur senam yang akan menjadi pemandu dalam Poco-poco Nusantara,” ungkapnya. (05)

Rekomendasi Berita