oleh

Agus Mariyanto: PPK Muratara Emban Tiga Tugas Besar

-Muratara-649 dibaca

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – 35 Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), diambil sumpah janji jabatan untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2018 mendatang.

Prosesi pelantikan yang berlangsung kurang lebih pukul 09.00 WIB, berlangsung di Hotel 929 Petanang Kota Lubuklinggau, Sabtu (4/11), dengan dihadiri Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbanpol), Perwakilan Satuan Polisi Pamong Praja, anggota Panitia Pengawas Kabupaten Muratara.

Ketua KPU Kabupaten Muratara, Agus Mariyanto setelah membacakan sumpah janji PPK Kabupaten Muratara selanjutnya menyampaikan ucapan selamat bergabung dan mengingatkan kepada seluruh anggota PKK bahwasanya pelantikan ini titik awal dalam pelaksanaan tugas kurang lebih delapan bulan kedepan.

“Pengambilan sumpah atau janji bukanlah puncak, tapi langkah awal atau pondasi awal kita, Keberhasilan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Adalah teman-teman PPK yang telah diambil dilantik dan dikukuhkan,” kata Agus Mariyanto.

Menurut Agus Mariyanto ada tiga tugas utama anggota PPK pasca dilantik. Yakni, melaksanakan Rekrutmen Panitia Pemungutan Suara (PPS) di seluruh desa dan kecamatan yang ada di tujuh Kecamatan di wilayah Kabupaten Muratara.

“Tugas besar pertama pasca dilantik teman-teman PKK yakni melakukan rekrutmen sebanyak 267 orang anggota dari 82 desa dan 7 kelurahan,” sebutnya.

Tugas besar kedua yakni penyiapan Sekretariatan PKK di mana KPU sudah melayangkan surat kepada Camat untuk mengajukan nama-nama yang akan ditunjuk menjadi sekretaris yang nantinya akan di SK-kan oleh Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat.

Sehingga proses-proses administrasi dan keuangan atas dana hibah dalam pelaksanaan Pilgub tahun 2018 mendatang dapat dilaksanakan.

Ketiga, mengingat tahun 2019 mendatang juga diselenggarakan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden sekaligus Pemilihan DPR-RI, DPD-RI, DRPD Provinsi, Kota, Kabupaten, untuk itu anggota PPK akan dilibatkan dalam proses verifikasi data administrasi Partai Calon Pemilu tahun 2019 tersebut.

“Sebagaimana untuk diketahui pelaksanaan Pilkada tahun 2018 yakni serentak akan dilaksanakan di 171 daerah yang melaksanakan Pilkada, ada 17 provinsi yang melaksanakan Pilgub salah satunya Provinsi Sumsel. Selain itu ada sebanyak 35 kota yang melaksanakan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, serta ada 115 daerah yang melakukan Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati,” papar Agus Mariyanto.

Sementara itu Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat yang diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muratara, Tarmizi menyampaikan bahwa Pemilu yang demokrasi mempunyai hubungan erat dengan moto Kabupaten Muratara yakni ‘Beselang Serundingan’.

“Saya yakin anggota PPK yang dilantik merupakan orang-orang terpilih yang dianggap memiliki kualitas dan terbaik dari yang terbaik, lantaran untuk menjadi PPK bukan mudah, ada seleksi dan tahapan yang dilalu,” kata dia.

Syarif Hidayat mengimbau agar dalam melaksanakan Pilgub, PPK tidak membuat kebijakan di luar aturan dan bahkan bertentangan dengan Undang-Undang (UU).

Dirinya berpesan kepada seluruh PPK harus sering-sering berkoordinasi dengan Camat. Terutama berkenaan dengan mata pilih atau DPT. Mata pilih harus konkret, harus ada NIK karena berbasis KTP-El.

“PPK dan KPUD dapat bekerja sama dan bahu membahu, sosialisasi agar menggunakan hak suara mereka pada Rabu, 7 Juni 2018 mendatang. Dan yang paling penting PPK pasca pemilihan jangan jadi buronan, jangan wong jadi rajo, PPK buron. Itu bodoh,” ingat Tarmizi.

Harapannya, pelaksanaan Pilgub di Kabupaten Muratara berkualitas dan profesional tidak kalah dengan Kabupaten lainnya.

“Pemkab Muratara akan mendukung penuh untuk menyukseskan Pilgub, Mari kita buktikan walaupun Kabupaten baru dapat berlangsung dengan baik dan berkualitas,” ucapnya. (07)

Komentar

Rekomendasi Berita