oleh

Ada ‘Manusia Listrik’ di SMAN Rupit

Siswa dengan Kemampuan Langka di Muratara

Ada yang pernah menyaksikan film Hollywood berjudul “The Amazing Spider Man 2”, pasti sudah tahu dengan sosok musuh bernama elektro. Tokoh satu ini bisa mengeluarkan energi listrik dari tubuhnya. Ternyata, tidak hanya di film fiksi saja. Di dunia nyata pun juga ada beberapa orang yang memiliki kemampuan serupa.

Laporan Fahmilan Jadidi, Rupit

Seperti seorang pelajar SMAN Rupit, Kabupaten Muratara yang satu ini, dia bisa membuat semua orang tercengang karena tubuhnya dapat menghasilkan energi listrik.

“Terus terang saya tercengang, karena baru pertama kali ini melihat orang bisa mengeluarkan listrik dari tubuhnya,” kata guru SMAN Rupit, Desva, Kamis (17/1).

Desva mengatakan, anak didiknya yang mempunyai kemampuan aneh tersebut bernama Ade Putra (16), pelajar kelas XI IPA SMAN Rupit, warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Menurut dia, awalnya tidak percaya dengan kemampuan yang dimiliki Ade Putra Si ‘Manusia Listrik’, namun setelah dirinya mencoba menyentuh tubuh Ade, dia langsung terkejut seperti terkena setrum listrik.

Sebelumnya kata Desva, Ade Putra pernah menunjukkan kemampuan yang dimilikinya di hadapan teman-teman sekolahnya yakni menghidupkan bola lampu menggunakan tangannya.

“Ini memang aneh tapi nyata, saya melihat langsung dia pegang bola lampu, terus lampunya menyala, dia juga bisa membakar kertas dengan kayu yang dipegang tangannya, menurut saya ini manusia langka,” ujarnya.

Sementara itu, Ade Putra menceritakan, pertama kali dia mengetahui bahwa dirinya bisa mengeluarkan listrik dari tubuhnya itu sejak tahun 2017, di mana saat itu dia masih kelas X SMA.

“Pertama kali saya tahu bahwa tubuh saya bisa mengeluarkan listrik itu pada saat selesai makan siang, terus saya berjalan menyenggol ibu saya, terus ibu saya langsung terkejut katanya badan saya nyetrum,” cerita Ade.

Setelah kejadian itu orang-orang tidak ingin mendekati dirinya apalagi sampai menyentuh tubuhnya dengan cara bersalaman, karena tegangan listrik yang dikeluarkan dari dalam badannya cukup tinggi.

Setelah beberapa hari kemudian, Ade mengaku mampu mengendalikan tubuhnya apakah akan mengeluarkan listrik atau tidak, dan saat dia tidak berniat mengeluarkan listrik, Ade sama seperti manusia pada umumnya.

“Tegangan listriknya ada terus setiap saat, tapi tegangannya selalu berubah-ubah, kadang lemah apalagi kalau saya capek, kadang juga tinggi tergantung kondisi tubuh saya,” jelasnya.

Melalui tubuhnya, Ade dapat memberikan tontonan yang menarik dan langka bagi keluarganya, bahkan tidak jarang dirinya diminta untuk mempraktikkan ‘anugerah’ yang dimilikinya tersebut di hadapan orang banyak. (*)

Rekomendasi Berita