oleh

Ada 2.000 Warga Layak Terima Bantuan

Pemerintah Bagikan 300 Paket Sembako Gratis

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau melalui Dinas Ketahanan Pangan membagikan 300 paket sembako gratis.

Laporan Peny Anggraini, Karya Bakti

KAMIS (8/2) 300 warga yang masuk dalam Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mendatangi Kantor Camat Lubuklinggau Timur II. Tujuannya untuk menukarkan kupon sembako gratis kepada panitia.

Program ini kegiatan Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau dalam rangka menjaga ketahanan pangan kota ‘Sebiduk Semare’ ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau, Dediansyah mengatakan 300 orang penerima sembako gratis ini berasal dari delapan kecamatan. Namun yang paling banyak di Kecamatan Lubuklinggau Timur II, oleh sebab itu pembagiannya dipusatkan di wilayah yang dipimpin Camat Tegi Bayuni ini.

Penerima sembako gratis ini masyarakat tidak mampu, atau berpenghasilan rendah.

“Dalam menjaga kestabilan pangan di Kota Lubuklinggau, pemerintah sudah banyak program. Seperti sebelumnya melakukan Operasi Pasar (OP), bahkan akan rutin diadakan hingga Maret. Lalu ada juga program penjualan sembako murah, itu artinya masyarakat masih harus beli. Walaupun sudah dijual murah dengan OP, tidak semua masyarakat sanggup beli. Makanya kami gulirkan program ini agar masyarakat yang tidak mampu bisa dapat gratis,” ungkap Dediansyah.

Ditambahkan pria alumni Universitas Sriwijaya (Unsri) ini, pada Januari 2018 lalu Kota Lubuklinggau mengalami inflasi. Hal ini disebabkan naiknya harga tujuh bahan makanan seperti beras, cabai, minyak dan bahan makanan lainnya.

Dalam program ini Dinas Ketahanan Pangan Kota Lubuklinggau menyiapkan 3 ton beras, 900 Kg gula pasir, dan 300 Kg minyak sayur. Untuk beras dibeli langsung dari petani dengan kualitas premium, minyak dan gula juga produk berkualitas.

“Minyaknya yang kami berikan bukan minyak curah, semuanya barang bagus. Masing-masing paket berisi beras 10 Kg, 3 Kg minyak sayur dan 2 Kg gula dengan nilai Rp 200 ribu lebih per paket. Tahun ini baru 300 paket, tahun sebelumnya 200 paket, padahal masih ada 2.000 orang lagi yang layak menerima bantuan ini,” tambah Dedi sapaan akrab pria tinggi ini.

Menurut Dedi, program ini akan berlanjut, menjelang Ramadhan nanti akan diajukan kembali. Untuk penerima manfaat Dinas Ketahanan Pangan menggunakan data Dinas Sosial dan Bappeda Kota Lubuklinggau.

“Datanya by name by address yang selalu di-update setiap tahun. Lalu data itu kita kirim ke camat dan lurah, untuk menghubungi warga bersangkutan,” ucapnya.

Menurut Dedi sudah menjadi tugas instansinya dalam menjaga stabilitas pangan.

“Secara umum Lubuklinggau tidak mungkin terjadi kerentanan rawan pangan, namun jika diselidiki masih ada potensi itu,” ucapnya.

Sementara itu Asisten III Setda Kota Lubuklinggau, Kahlan Bahar berharap program ini dapat bermanfaat bagi warga. Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga.

“Jangan lihat nilainya, ini bentuk kepedulian pemerintah pada saat semua harga kebutuhan naik,” cetus Kahlan Bahar.

Dalam pembagian sembako gratis ini beberapa SKPD juga memberikan layanan, seperti Disdukcapil, BKBPP, dan Dinkes Kota Lubuklinggau. Hal ini dimanfaatkan warga, sehingga warga sangat antusias. (*)

Komentar

Rekomendasi Berita