oleh

A Private War : Kisah Nyata Wartawan yang Kehilangan Mata Kiri

LINGGAU POS ONLINE – Tokoh utama dalam film ini diperankan oleh Rosamund Pike yang sebelumnya pernah membintangi film seperti Die Another Day (2002), Pride & Prejudice (2005) dan Gone Girl (2014).

Pike memerankan tokoh bernama Marie Colvin yang keras kepala, pemberani, dan perokok. Marie Colvin merupakan satu jurnalis pertempuran paling terkenal selama 50 tahun terakhir.

Ia dikenal karena empatinya dalam berkarier serta penutup mata yang selalu ia gunakan di mana-mana. Wanita yang lahir di Queens, ini sangat betah dalam meliput di tempat-tempat seperti Afghanistan, Irak, Libya, Sri Lanka di mana dia akan kehilangan matanya karena ledakan, serta Suriah di mana dia akan kehilangan nyawanya karena pemboman di Homs.

Latar cerita dalam film dimulai pada 2012, di puing-puing sebuah bangunan yang baru saja dibom oleh pasukan Suriah di Kota Homs. Lalu, film ini dengan cepat flashback ke awal kariernya, di mana temperamennya yang tak kenal takut dan suka menyambar menariknya ke tempat-tempat paling panas di dunia.

Setelah kehilangan matanya, dia dipandu oleh rekan-rekan jurnalisnya dalam menjalani kehidupan kelas atas di London dan menulis untuk Sunday Times. Dia menjadi seorang perokok, peminum dan memulai hubungan asmara yang bernasib buruk, termasuk satu dengan mantan suaminya sendiri.

Heineman dalam film ini menghadirkan transisi yang anggun seperti montase kilas balik yang menjadi serangan dan kecemasan yang akhirnya mengirim Colvin ke rehabilitasi untuk mengatasi pasca trauma yang ia miliki.

Selama bagian inilah Pike menyampaikan momen paling berani dari A Private War yaitu ketika dia mengakui keraguan dan kontradiksinya kepada fotografer yang ia percayai, Paul Conroy yang diperankan oleh Jamie Dornan.

A Private War memuat satu klise mengenai Colvin yang benar-benar memberikan pengingat serius tentang  jurnalisme. Menurutnya, profesi ini adalah konsep sejarah yang kasar. Colvin juga mengatakan kalimat people connect with people, mengajak jurnalis lain untuk menemukan cerita dari orang-orang di medan perang sana. 

Membuat film ini memperoleh kredibilitas yang baik karena Pike dapat memerankan karakter Colvin dengan sangat sempurna seperti langkah kaki yang kaku, miring, dan aksen uniknya. Film ini dengan mudah membuka kaset wawancara kehidupan nyata Colvin dan tentunya tidak boleh dilewatkan untuk ditonton.(kpn)

Rekomendasi Berita