oleh

97,41 % Sudah Perekaman KTP

MUSI RAWAS – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas (Mura) proaktif melakukan perekaman KTP-El kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman.

Proaktif dilakukan dengan cara mendatangi masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP-El, terutama di lokasi-lokasi pelosok dan jauh dari jangkauan. Kepastian itu, disampaikan Plt Kepala Disdukcapil Mura, Darwin kepada koran ini, Selasa (9/7).

Hal itu sudah menjadi komitmen pihaknya untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Khususnya dalam pelayanan perekaman KTP-El di Bumi Lan Serasan Sekantenan ini.

Dikatakannya, saat ini pihaknya terus melakukan penyisiran wilayah-wilayah yang masyarakatnya belum melakukan perekaman KTP-El. Kesulitannya, karena ada yang tinggal di rompok-rompok kebun, sehingga menyulitkan petugas untuk mendatangi lokasinya.

“Kita tetap siap melayani, asal ada komunikasi dengan pihak aparat desa. Selain melayani masyarakat yang datang ke kantor, kita juga turun melakukan pelayanan keliling,” kata Darwin.

Dijelaskannya, per 28 Juni 2019 jumlah penduduk di Kabupaten Mura sebanyak 408.816 jiwa. Wajib KTP sebanyak 293. 578 penduduk, jumlah yang sudah perekaman 285. 966 jiwa atau 97.41 persen. Dan yang belum rekaman sebanyak 7.612 penduduk.

“Kita berharap masyarakat yang belum perekaman KTP-El segera lakukan perekaman. Kita selalu siap keliling turun ke lapangan, seperti yang selama ini sering kita lakukan. Sebab sudah komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbaunya.

Ditambahkan, Kabid Pengelola Informasi Adminduk, Rahmad Dinata mengatakan Disdukcapil  telah berupaya berikan pelayanan prima. Sekaligus akan terus berinovasi tingkatkan pelayanan Adminduk.

Namun, terhadap kebijakan pemerintah berlakukan Perpres No.96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, pihaknya menyambut baik.

“Setiap harinya kita menargetkan pelayanan Adminduk berupa cetak KTP-El, KK dan Akta Kelahiran sehari layani 300 hingga 400 orang,” kata Rahmad Dinata.

Pihaknya tetap konsisten mendukung keinginan pemerintah pusat, untuk memudahkan warga mengurus Adminduk secara gratis, tanpa memakan waktu lama. (dlt)

Rekomendasi Berita