oleh

9 Orang Tewas Lakalantas

LINGGAU POS ONLINE, DEMPO – Angka Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang mengakibatkan korbannya Meninggal Dunia (MD) mengalami kenaikan.

Pada Triwulan I tahun 2017, hanya lima korban yang MD. Namun tahun 2018 meningkat jadi 9 orang korban Lakalantas yang MD.

Data ini dipaparkan Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kasat Lantas, AKP Feby Febriyana saat ditemui, Rabu (2/5).

Ia mengatakan kenaikan angka korban Lakalantas karena pengendara masih banyak melakukan pelanggaran Undang-Undang (UU) No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

“Jadi tidak menutup kemungkinan korban Lakalantas masih sering terjadi di wilayah hukum Polres Lubuklinggau,” jelas Feby Febriyana.

Feby Febriyana menjelaskan, pelanggaran yang dilakukan pengendara diantaranya masih ada pengendara yang melawan arus, tidak memakai helm, bonceng tiga, serta kebut-kebutan padahal sudah jelas apabila hal itu dilakukan rentan akan terjadinya Lakalantas.

“Terbukti ada 9 korban MD yang terdata, padahal baru awal tahun bulan keempat,” jelas Feby sapaannya.

Lebih lanjut, Feby menjelaskan, selain 9 MD sedikitnya ada 4 Luka Ringan (LR), Luka Berat (LB) nihil sedangkan kerugian material berjumlah Rp 57.850.000. Namun pada tahun 2017 sedikitnya ada 3 LR, 7 LB dan material hanya Rp 157.600.000.

“Meski demikian, kami akan terus melakukan penekanan Lakalantas,” ungkap Feby.

Mengenai lokasi rawan, Kasat Lantas memastikan setiap titik rawan Lakalantas.

“Jadi kembali ke pengendara itu sendiri saat mengendarai motor, namun yang sering terjadi di Jalan A Yani sering dijadikan lokasi kebut-kebutan oleh pengendara,” katanya.

Sampai kini, Kasat Lantas menjelaskan, Lakalantas rawan terjadi pada pengendara yang masih berusia produktif, pelajar hingga mahasiswa yang suka kebut-kebutan.

“Salah satu upaya untuk menekan Lakalantas dengan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah cara berlalu lintas. Selain itu juga memasang spanduk serta melakukan razia yang seperti saat ini yakni Operasi Patuh,” katanya. (03)

Rekomendasi Berita