oleh

88 Sekolah Butuh Direhab

Kabid Dikdas Disdik Mura, Hartoyo
“DAK 2018 jumlahnya turun. Masing-masing sekolah paling hanya terima Rp 12 juta sampaiRp 24 juta ..”

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – 88 SD di Kabupaten Musi Rawas (Mura) masuk kategori rusak. Baik ringan, sedang, maupun berat.

Kabar ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Mura, Irwan Evendi melalui Kabid Dikdas, Hartoyo, kemarin (30/7).

Dari jumlah itu, menurut Hartoyo, ada 40-an sekolah yang masuk kategori rusak berat.

“Kerusakan masing-masing sekolah bervariasi. Ada yang satu lokal, dua lokal bahkan empat lokal. Sebagian besar SD Inpres. Yang dibangun tahun 1980-an. Jadi memang sudah saatnya mereka tersentuh rehab. Kalau SMP jumlahnya jauh lebih sedikit,” jelas Hartoyo.

Ia menyadari untuk menyelesaikan proses rehab 40 sekolah tersebut, tak bisa di-handle dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) saja tahun 2018.

“DAK itu dananya terbatas. Tahun 2017 lalu, dengan DAK Rp 6 miliar hanya cukup untuk membangun RKB dan merehab 32 titik sekolah. Jadi memang saat ini, kita tidak bisa hanya berpangku pada DAK. Bahkan DAK 2018 jumlahnya turun. Masing-masing sekolah paling hanya terima Rp 12 juta sampai Rp 24 juta,” terang Hartoyo.

Sementara untuk rehab lokal kebutuhannya berkisar Rp 45-Rp 50 juta. Sementara setiap sekolah kerusakan sarananya lebih dari satu lokal. Jadi untuk merehab 88 sekolah ini, jelas dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Rerata butuh Rp 150 jutaan per sekolah. (02)

Rekomendasi Berita