oleh

Polisi Tembak Bento Spesialis Curanmor

LUBUKLINGGAU – Petugas Polsek Lubuklinggau Utara meringkus residivis tersangka tindak pidana pencurian sepeda motor (Curanmor) di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Senin (29/7) sekitar pukul 16.00 WIB.

Tersangkanya Bento alias Rinto (22) warga Jalan Fatmawati RT 3 Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Menurut Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara, Harrison Manik, Selasa (30/7) mengatakan tersangka diduga melakukan pencurian sepeda motor Suzuki Satria FU Nomor Polisi (Nopol) BG 2337 GM warna merah hitam milik korban Ade Rendo Pangestu (19).

Dari laporan yang diterima, pencurian terjadi Rabu 24 Juli 2019 sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Mangga Besar Kelurahan Ponorogo Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Ketika saat itu korban sedang memarkirkan sepeda motornya diparkirkan di dalam gudang penampungan ayam potong milik Sam.

Kemudian tersangka yang melihat motor korban langsung melakukan aksinya dengan cara memutuskan beberapa kabel kontak sepeda motor tersebut. Setelah itu, dengan cekatan tersangka langsung menyambungkannya lagi kabel tersebut.

Setelah berhasil tersangka langsung menyalakan sepeda motor tersebut dan membawa kabur ke daerah Kepala Curup. Saat di jalan tersangka langsung melepas plat Nopol sepeda motor tersebut guna untuk menghilangkan jejak.

Sesampainya di tujuan, tersangka langsung menjual sepeda motor hasil curiannya kepada seseorang yang berinisial A yang kini masih dalam pencarian petugas (DPO) dengan harga Rp1,3 juta. Kemudian tersangka setelah itu tersangka langsung kabur ke Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu.

Korban yang merasa dirugikan atas kehilangan sepeda motor miliknya, jika ditaksir Rp10 juta langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Lubuklinggau Utara untuk dilakukannya penangkapan dan diproses melalui jalur hukum.

Adapun proses penangkapan, Kapolsek menambahkan, setelah didapat laporan dari korban, petugas dari anggota Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara langsung melakukan serangkaian penyelidikan dengan memeriksa korban dan saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Kemudian, ketika petugas sedang melakukan olah TKP, didapat informasi bahwa tersangka, sedang berada di Kabupaten Kepahiang. Mendengar informasi tersebut, Kapolsek langsung menurunkan beberapa personel untuk melakukan penangkapan.

Dalam pelaksanaan penangkapan tersangka, Kapolsek memerintah beberapa personel yang dipimpin oleh Katim Buser Aiptu Araumanu dan beberapa anggota Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara untuk melakukan pengejaran terhadap tersangka.

Sesampainya di lokasi, petugas membenarkan adanya tersangka, kemudian petugas pun langsung melakukan penggerebekan, namun tersangka saat itu melakukan perlawanan dengan cara berlari menghindari dari kejaran petugas sehingga petugas pun memberikan tembakan peringatan, akan tetapi tersangka saat itu menghiraukannya.

Sehingga petugas pun terpaksa menembakkan timah panasnya pada kaki kanan tersangka untuk melumpuhkan gerakan tersangka yang waktu itu hendak kabur.

Petugas yang berhasil dilumpuhkan tersangka langsung melakukan tindakan penginterogasian. Dari tersangka, bahwa ia mengakui sepeda motor hasil curiannya telah dijualnya kepada si A yang berada di daerah Kepala Curup.

Kemudian petugas dari tim anggota Buser pun langsung mengamankan tersangka dan langsung menuju ke rumah si A yang berlokasi di Kepala Curup. Akan tetapi setibanya petugas Buser ke lokasi yang dimaksud, saat itu si A berhasil melarikan diri namun sepeda motor milik korban tertinggal di rumahnya dan petugas pun langsung membawa untuk dijadikannya barang bukti.

Dari pengakuan tersangka Bento, bahwa sebelumnya tersangka juga sudah sering melakukan pencurian sepeda motor lainnya sebanyak tiga kali di wilayah Kota Lubuklinggau. Bahkan menurutnya sasarannya pencurian yang sering ia lakukan di parkiran warnet dan di parkiran rumah penduduk.

Bahkan ia juga mengaku pada 2018 silam melakukan aksinya yang serupa di TKP yang tidak jauh dengan gudang ayam potong. Saat itu Bento melakukan aksinya bersama dengan tiga tersangka lainnya yang kini masih dalam pengejaran petugas. (yan)

Rekomendasi Berita