oleh

80 Persen Kesuksesan Ditentukan Attitude

LINGGAU POS ONLINE, LUBUKLINGGAU – Tahukah anda, Intelligence Quotient (IQ) atau kecerdasan intelektual hanya menentukan 20 % kesuksesan seseorang. Selebihnya, kesuksesan ditentukan kualitas kepribadian.

Hal ini disampaikan Psikolog, Hari Sumantri kepada Linggau Pos, Jumat (8/12).

Menurutnya, tidak sedikit seseorang bermasalah dalam pekerjaan, resign (keluar) atau dikeluarkan oleh instansi tempatnya bekerja karena bermasalah dari sisi kepribadiannya.

“Jarang sekali orang dikeluarkan karena tidak bisa Matematika atau komputer. Kalaupun tidak bisa masih dialihkan ke bidang lain, yang mungkin dikuasainya. Asal si pekerja ini ulet, jujur, loyal dan bertanggung jawab (amanah) pada pekerjaannya. Jadi atittude adalah yang utama,” jelasnya.

Maka, jelas Hari, guru dan orang tua harus sadar bahwa kita mengemban tugas ini dalam mendidik anak-anak.

“Skill dan knowledge itu hanya menyumbang 20 % kesuksesan seseorang. Sementara  80-90 % kesuksesannya ditentukan attitude seseorang. Maka tugas orang tua dan guru PAUD dan guru-guru baik PAUD, TK, RA maupun SD, SMP dan SMA harus bisa membangun generasi yang memiliki attitude baik. Caranya, guru harus bisa membenahi jiwa. Secara emosional dan spiritualnya harus benar dulu, jadi teladan dulu. Baru bisa membenari akhlak anak. Benari kitanya dulu, baru jadi teladan anak,” bebernya lagi.

Ia menjelaskan, hal yang dianggap lumrah dan cukup membahayakan saat ini adalah maraknya orang melakukan kecurangan.

“Okelah orang lain nggak lihat. Lalu, apakah Allah SWT nggak lihat? Nah, keimanan kita belum sampai ke situ. Asal nggak ada CCTV, nggak ada orang lain tahu-tahu kita curang. Entah apalah yang dilakukan. Apa korupsi waktu, korupsi duit, korupsi tenaga dan sebagainya. Padahal, kalau disadari ketika kita curang, sesungguhnya kita sedang mencurangi diri kita sendiri. Ini harus diingat kita semua,” jelasnya.

Ia yakin, bangsa ini enggan punya generasi masa depan yang curang. Maka, ia mengharapkan seluruh Bunda PAUD dan Guru PAUD bisa membenahi diri. Agar lebih mudah dalam mendidik generasi masa depan yang emosional dan spiritualnya bagus.

“Untuk jadi Bunda PAUD yang CERDAS (commitment, energik, rileks, penuh doa dan dukungan, berani actions dan punya strategi) kita harus banyak belajar,” sarannya.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita