oleh

8 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

LINGGAU POS ONLINE – Ditargetkan 2019 ini, 8 desa sangat tertinggal berhasil dientaskan. Pasalnya, dalam beberapa tahun belakangan telah diberikan bantuan dana lebih yang diberikan bersamaan dengan Dana Desa (DD) sejumlah Rp315 juta untuk desa sangat tertinggal. Sedangkan untuk desa tertinggal berjumlah 59 desa, ditargetkan berkurang minimal 50 persen, atau tinggal 27 desa yang masih masuk dalam kategori tertinggal.

Bantuan tambahan diberikan untuk daerah tertinggal Rp157 juta. Jadi, kalau status daerah sangat tertinggal dan tertinggal tidak berkurang atau dientaskan dalam beberapa tahun, bisa dinyatakan ada sesuatu kesalahan, mengingat besarnya jumlah bantuan yang sudah diberikan kepada mereka.

Demikian, ini disampaikan oleh Sekretaris DPMD Musi Rawas Alexander, Kamis (4/7) di ruang kerjanya.

Saat ini pendamping desa dan pendamping lokal desa, telah melakukan pengisian terhadap kuisioner yang nantinya akan disampaikan ke Kementerian Desa dan PDT. Karena, mereka akan melakukan evaluasi kuantitatif dan kualitatif, terhadap desa-desa yang dinyatakan tertinggal dan sangat tertinggal. Sebab, penetapan status tertinggal dan sangat tertinggal berdasarkan beberapa indikator, seperti belum ada akses jalan masuk mobil, belum ada aliran listrik. Selanjutnya, belum adanya sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang memadai, serta kerap terjadi aksi kejahatan.

Ia menjelaskan, berdasarkan kuisioner yang sudah diisi tersebut, diyakini semua desa sangat tertinggal berhasil dientaskan, karena sudah tidak masuk lagi dalam kategori sangat tertinggal. Jadi, dalam mengeluarkan daerah dari status tertinggal, butuh kerjasama semua stekeholder terkait, karena banyaknya indikator yang membuat suatu desa dinyatakan sebagai desa tertinggal dan sangat tertinggal.

“Insya Allah tidak ada lagi yang namanya desa sangat tertinggal di wilayah Kabupaten Mura,”jelasnya. (aku)

Rekomendasi Berita