oleh

70 % RPK Kurang Aktif

LINGGAU POS ONLINE, CURUP- 70 persen program Rumah Pangan Kita (RPK) yang dikelola Bulog Subdrive Rejang Lebong tidak aktif. Bulog Subdrive Rejang Lebong mengelola RPK di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Lebong, dan Kabupaten Kepahiang.

Kepala Bulog Subdrive Rejang Lebong, Rudi Adlyn mengakui pihaknya masih belum mengkaji penyebab ketidakaktifan RPK tersebut. Namun, pihaknya terus melakukan rekrutmen RPK ada di sejumlah titik yang dinilai masih membutuhkan keberadaan RPK.

“Kalau kurang aktifnya RPK ini kami belum memahami pasti, apakah masalah dana atau mereka kekurangan modal dalam melakukan penebusan untuk pengambilan barang,” kata Rudi Adlyn.

Menurut Rudi Adlyn, RPK yang aktif melakukan penebusan untuk pengambilan barang secara rutin. Kalau tidak aktif ini sifatnya musiman tidak rutin melakukan penebusan, diawal memang gencar selanjutnya musiman. Jika tiga bulan tidak melakukan pengambilan barang dianggap tidak aktif.

Sementara itu, dari tiga kabupaten tersebut RPK paling banyak terbentuk di Kabupaten Rejang Lebong dengan jumlah mencapai 500 lebih RPK. Sementara untuk Kabupaten Kepahiang sebanyak 200 RPK.

“Untuk yang di Kabupaten Lebong baru akan dibentuk dalam beberapa hari kedepan yang sudah diusulkan sebanyak 12 RPK,” tambahnya.

Stok beras di Bulog saat ini cukup normal, dengan stok 1.600 ton stok beras di gudang.

“Kita juga masih melakukan pembelian beras petani. Untuk beras yang kita ambil kebanyakan dari daerah Lebong, Lampung, Pasma dan ada juga yang dari Kudus,” tambahnya. (09)

Rekomendasi Berita