oleh

70 % PJU Berfungsi

CURUP – Sedikitnya ada 70 persen Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Rejang Lebong rusak. Mayoritas kerusakan ini disebabkan hilangnya aksesoris PJU karena dicuri oknum.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Rejang Lebong, Ir Afni Sardi menjelaskan, PJU di Rejang Lebong ada 2.700 titik. Itu artinya ada 81 PJU yang rusak.

“Ada yang bohlamnya putus sehingga tidak berfungsi, ada juga karena hilangnya aki khususnya untuk lampu jalan dengan menggunakan tenaga surya, sehingga lampu tidak berfungsi,” ungkap Afni.

PJU yang paling banyak rusak berada di Kota Curup, untuk upaya perbaikan kondisi PJU yang rusak, pihaknya tidak bisa melakukan secara ke seluruhan lantaran keterbatasan anggaran.

“Yang bisa kita perbaiki yang rusak hanya sekitar 40 titik setiap tahunya, itupun setiap tahunya kemungkinan jumlah yang mengalami kerusakan kembali bertambah,” katanya.

Menurutnya, biaya PJU tidak murah tergantung kerusakan terutama pada bagian aki yang harganya bisa bernilai jutaan rupiah. Oleh sebab itu kata Afni, pihaknya berharap pada kalangan masyarakat sekitar lokasi yang dipasang lampu jalan untuk sama-sama menjaga keamanannya terutama dari aksi pencurian.

Masih menurut Afni, dari sejumlah titik lampu jalan yang ada di Rejang Lebong dinilai masih belum ideal dengan panjang jalan yang ada di Rejang Lebong.

“Kalau idealnya, di Rejang Lebong ini untuk pemasangan lampu jalan sebanyak 15.000 unit, jadi setiap 100 meter panjang jalan bisa dipasang satu titik lampu jalan,” tambahnya. (sam)

Rekomendasi Berita