oleh

6.544 Siswa SMP Siap UN

Baru 16 Sekolah UNBK

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musi Rawas mendata ada 6.544 siswa kelas IX SMP sederajat siap mengikuti Ujian Nasional (UN) pertengahan April 2018 mendatang. Jumlah itu berasal dari 66 SMP/SMPLB dan MTs Negeri serta swasta di Musi Rawas.

“Dari jumlah itu yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 16 sekolah. Sementara 50 SMP lainnya belum bisa menyelenggarakan UNBK,” kelas Kadisdik Kabupaten Musi Rawas H Sukamto melalui Kabid Pembina Dikdas, Hartoyo, Rabu (3/1).

Meski berdasarkan data pada website Disdik Mura ada 16 SMP yang mendaftarkan diri untuk UNBK, besok (hari ini,red) Disdik Mura masih akan memanggil 16 kepala SMP/MTs sederajat ini.

“Memang ada 16 yang mau UNBK. Tapi kami harus tahu kesiapannya seperti apa. Misalnya di MTs itu, mengatakan akan UNBK. Namun komputernya saja hanya enam yang bisa dioperasikan. Jadi solusinya bagaimana dan sudah diujicoba belum ini yang harus kami dapatkan informasinya. Sehingga secepatnya semua kesiapan harus fiks. Jangan sampai gelabakan,” tutur Hartoyo.

Soal SMP/MTs yang mau numpang ke SMA maupun SMK pun, menurut Hartoyo harus dijelaskan.

“Besok itu (hari ini,red) kami akan minta kepala sekolah atau wakilnya untuk mengisi formulir kepastian UNBK atau tidak. Berdasarkan kesiapan internal yang sudah dilakukan,” jelasnya.

Kadisdik Musi Rawas, H Sukamto menambahkan, memang sebagian besar SMP/MTs di Musi Rawas masih kekurangan komputer. Tahun Pelajaran 2016/2017 hanya SMPN Megang Sakti dan SMPN Muara Kelingi yang menyelenggarakan UNBK.

“Bertambah jadi 14 yang mau menyelenggarakan UNBK, sebenarnya sudah suatu kesyukuran. Namun, kami mengakui kondisi kekurangan komputer jadi kendala utamanya. Maka kami minta komite sekolah juga bisa membantu dalam hal ini, dengan sumbangan yang tidak mengikat dan bersifat sukarela,” terang Sukamto.

Tahun 2017, Disdik Negeri memang membantu empat sekolah untuk pengadaan komputer. Namun tahun 2018, ia merencanakan untuk membantu server bagi SMP/MTs di Musi Rawas.

“Karena harga server ini mahal. Jadi kita bantu 2018 ini. Namun ada kriteria-kriterianya nanti. Tidak langsung keseluruhan. Semuanya bertahap. Sekali lagi kami berharap komite juga memberikan perhatian lebih kepada sekolah, tempat putra-putrinya dididik,” jelasnya.(05)

Komentar

Rekomendasi Berita