oleh

590 Mahasiswa Baru STIE-STMIK Mura OPDIK

590 MAHASISWA baru STIE-STMIK Mura Lubuklinggau mengikuti Orientasi Pendidikan Kampus (OPDIK) tahun akademik 2018/2019. OPDIK diadakan 6 – 8 September 2018.

Ketua Yayasan Pendidikan Dwi Tunggal Palembang, H Sardiyo, Jumat (7/9) mengatakan, dengan OPDIK tersebut mahasiswa baru dapat petunjuk yang baik, agar mereka bisa menjalankan dengan baik masa perkuliahan ataupun pendidikan di kampus STIE-STMIK ini.

Pembukaan OPDIK yang bertemakan pendidikan karakter sebagai fondasi perwujudan bangsa yang unggul, berintegritas dan profesional ini, juga dihadiri Ketua STIE Musi Rawas Lubuklinggau H Abdullah Hehamahua, Ketua STMIK Mura Lubuklinggau Taufik Rahman, Pengawas STIE STMIK Mura Ngatijo, Ketua Pelaksana Supriyanto, para Wakil Ketua STIE-STMIK Mura, para Ketua Program Studi STIE-STMIK Mura, para komite penjamin mutu, dosen, staf pengajar, seluruh mahasiswa STIE-STMIK Mura Lubuklinggau.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana OPDIK Supriyanto menjelaskan kegiatan ini diikuti 590 calon mahasiswa baru STIE-STMIK Mura Lubuklinggau. Meliputi 329 orang Jurusan Manajemen, 86 orang Jurusan Akuntansi, 14 orang Jurusan Sistem Komputer, 55 orang Jurusan Sistem Informasi dan 83 orang Jurusan Teknik Informatika.

Supriyanto juga menjelaskan kegiatan OPDIK ini sebagai wahana untuk mengenalkan dan membekali para mahasiswa baru akan dinamika dan dialektika perkuliahan yang tentunya sangat berbeda dengan apa yang sudah ditemukan, dirasakan dan dilihat di sekolah tingkat lanjut atas.

“Saya berharap OPDIK ini nantinya dapat memberikan manfaat untuk para mahasiswa, terutama pada bagaimana membangun jati diri saudara, dari yang mengubah pemikiran saudara menjadi seorang mahasiswa. Serta membangun mental saudara yang pada akhirnya nanti akan terbentuk seorang mahasiswa dengan jiwa intelektual dan akhlak yang mulia serta bertanggung jawab,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua STIE Musi Rawas Lubuklinggau, H Abdullah Hehamahua, dalam sambutannya menyampaikan kepada semua yang hadir bahwa STIE memiliki 2 mahasiswa yang berasal dari Timor Leste. Dengan begitu menurutnya, saat ini STIE-STMIK Mura tidak hanya mampu merambat hingga ke tingkat Nasional saja, tetapi juga ke tingkat Internasional minimal di Asia.

“Keunggulan ini bisa terjadi karena memiliki integritas dan profesional, jika tidak memiliki integritas dan profesioan tidak bisa menjadi unggul. Orang yang berintegritas berarti memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter yang kuat. Dan jika sudah berintegritas kita dengan sendirinya menjadi profesional yang memiliki knowladge pengetahuan yang luas, memiliki skill dan keterampilan serta bisa dipertanggungjawabkan,” paparnya.

Abdullah Hehamahua juga mengucapkan selamat kepada mahasiswa baru, dan berharap bisa mengikuti kegiatan ini dengan tulus, ceria dan rileks.

“Selamat bergabung di STIE-STMIK, semoga kalian sukses dan menjadi pribadi yang unggul dan menjadi pemimpin masa depan,” harapnya.

Kegiatan OPDIK, Jumat (7/9) dimulai seluruh mahasiswa baru berkumpul di Terminal Simpang Periuk dan menuju kampus STIE Mura dengan mengenakan pakaian adat dan profesi.

Dalam kegiatan OPDIK ini, para peserta OPDIK juga mendapatkan beberapa kuliah umum, diantaranya kuliah umum mengenai perlindungan jaminan kesehatan nasional yang disampaikan pihak BPJS Kesehatan. Kuliah umum mengenai peran pemuda untuk pembangunan daerah oleh Pjs Walikota Lubuklinggau, kuliah umum dengan tema melalui dunia pendidikan menciptakan generasi yang unggul, berintergitas dan profesional dalam menghadapi tantangan globalisasi oleh Ketua STIE Musi Rawas-Lubuklinggau, H Abdullah Hehamahua, materi mengenai Napsa dari BNN Kota Lubuklinggau dan masih banyak lagi. (rrf)

Rekomendasi Berita