oleh

522 Ketua RT Ikuti Bimtek

Walikota Minta Jaga Kekondusifan Saat Pilkada

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Ketua RT se-Kota Lubuklinggau, yang diikuti sebanyak 522 Ketua RT.

Bimtek yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Kota Lubuklinggau ini bertujuan, untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat oleh Ketua RT dalam Kota Lubuklinggau, Senin (20/11).

Hadir juga dalam pembukaan Kegiatan Bimtek ini Wakil Walikota Lubuklinggau H Sulaiman Kohar, mewakili Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Murdianto anggota DPRD dari fraksi Gerindra Serta perwakilan dari KPU Kota Lubuklinggau, Panwaslu Kota Lubuklinggau Kadisdukcapil, dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Lubuklinggau.

Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe dalam sambutannya menjelaskan Bimtek ini juga dilaksanakan, untuk persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang. Ia mengimbau kepada seluruh Ketua RT yang hadir, agar pada saat Pilkada nanti tidak ada warga yang terkotak-kotak.

“Karena kita tetap menginginkan, penyelenggaraan Pilkada di Kota Lubuklinggau menjadi penyelenggaraan Pilkada terbaik se-Indonesia. Ketua RT yang bisa melakukannya, dengan memastikan wilayah mereka tetap kondusif. Bisa mengingatkan warga yang berlebihan, serta ingatkan warganya untuk tetap damai. Sehingga, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Ia pun meminta Ketua RT untuk selalu siap.

“Jangan banyak berlebihan, buktikan dengan action kalau kita ‘BISA’,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan insentif Ketua RT Secara simbolis oleh Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau. Serta Pemberian baju seragam, untuk seluruh RT. Baju diberikan secara simbolis, sementara yang lainnya, bisa ambil baju masing-masing di kecamatan.

“Kita bersyukur, insentif kita saat ini bisa ditambah menjadi Rp 550 ribu. Dan itu lebih besar dibandingkan DKI Jakarta. Kedepan ketika memungkinkan, akan kita berikan juga mereka Android. Tujuannya, untuk melaporkan seluruh kegiatan mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala bagian pemerintahan Setda Kota Lubuklinggau, Heri Suryanto menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Perda Kota Lubuklinggau No. 03 tahun 2017 tentang penataan lembaga kemasyarakatan kelurahan, berdasarkan aturan tersebut Pemkot wajib melakukan Pembinaan dan pengawasan terhadap lembaga Kemasyarakatan kelurahan berupa Bimtek Ketua RT.

“Tujuannya sendiri adalah untuk meningkatkan kapasitas pelayanan Kepada masyarakat,” ungkapnya. (Rls/09)

Komentar

Rekomendasi Berita