oleh

50.000 NIK Warga Terancam Diblokir

#Belum Perekaman KTP-El

LUBUKLINGGAU – Jelang pemilu 2019, sekitar 2.400 pemilik KTP konvensional belum melakukan perekaman sehingga datanya terancam diblokir sementara per 1 Januari 2019. Itu artinya, warga yang bersangkutan tidak bisa menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mengurus administrasi lainnya, seperti pembukaan rekening bank, pendaftaran dan penggunaan BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lubuklinggau, M Johan Imam Sitepu mengatakan 2.400 tersebut warga Lubuklinggau yang wajib melakukan perekaman KTP-El. Untuk pemblokiran dilakukan warga yang berusia 23 tahun ke atas.

“Totalnya masih belum dilakukan rekap, akhir Desember 2018 baru direkap,” kata Sitepu kepada wartawan, Jumat (21/12).

Ditambahkan Sitepu, pemblokiran NIK baru dilakukan jika yang bersangkutan sudah melakukan perekaman KTP-El. Banyaknya warga Kota Lubuklinggau usia 23 tahun ke atas belum melakukan perekaman karena sedang sekolah di luar kota, yang masih memegang KTP manual yang berlaku 2014 hingga 2019.

“KTP manual mereka akan berakhir, makanya kemungkinan besar akan kembali ke Lubuklinggau untuk melakukan perekaman,” tambah Sitepu.

Hingga saat ini sudah 158.000 warga Kota Lubuklinggau yang sudah melakukan perekaman KTP-El. Disdukcapil Kota Lubuklinggau tetap melakukan jemput bola, baik ke kelurahan dan sekolah.

Sementara di Kabupaten Musi Rawas (Mura) per September 2018 lalu, masih ada 15.720 warga yang belum melakukan perekaman KTP-El.

Dari 15.720 jiwa belum memiliki KTP-El tersebut tersebar di 14 kecamatan diantaranya, Tugumulyo 154 jiwa, Muara Lakitan 2.358 jiwa, Muara Kelingi 769 jiwa, Jayaloka 788 jiwa, Muara Beliti, 1.624 jiwa, Terawas 1.971 jiwa, Selangit 2.119 jiwa.

Kemudian, Kecamatan Megang Sakti 2.283 jiwa, Purwodadi 22 jiwa, BTS Ulu 3.292 jiwa, Kecamatan TPK 668 jiwa, Sumber Harta 523 jiwa, Tuah Negeri 871 jiwa dan Sukakarya mencapai 206 jiwa. Namun yang sudah melakukan perekaman di Disdukcapil Kabupaten Mura sebanyak 281.639 dan memiliki KTP-El.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Mura, Y Mori melalui Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Disdukcapil Mura, Rahmat mengatakan masih ada masyarakat yang belum memiliki identitas kependudukan karena selama ini masyarakat menganggap dokumen kependudukan tidak begitu penting. Selain itu juga jarak tempat tinggal masyarakat dengan kantor Kecamatan atau Disdukcapil jauh.

Sementara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Melakukan Mobilitas Perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mendata masyarakat yang belum terekam identitas KTP-El di Disdukcapil, Jumat (21/12).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Muratara, Syahfaz melalui Kabid Piak dan Data Syukur menyampaikan saat ini masih banyak masyarakat dari beberapa kecamatan di Kabupaten Muratara yang belum merekamkan data diri KTP-El di Disdukcapil.

“Dari 139.162 wajib KTP di Muratara baru 105.741 warga yang telah melakukan perekaman KTP-El. Sisanya 33.421 masyarakat belum melakukan perekaman KTP-El berdasarkan data semester 1, karena data semester 2 belum keluar,” papar Syukur.

Syukur menambahkan banyak aspek yang membuat masyarakat belum melakukan perekaman KTP-El. Mulai dari jauhnya rumah masyarakat dari Disdukcapil dan banyak masyarakat Muratara yang berada di luar kota.

“Banyak masyarakat kita yang bekerja di luar kota mereka jarang pulang, juga banyak warga kita berada di talang bekerja mencari nafkah, mereka jarang ada waktu untuk ke sini,” tambahnya.

Menyikapi hal tersebut pihak Disdukcapil melakukan mobilitas ke tempat- tempat yang masyarakat yang banyak belum melakukan perekaman KTP-El, untuk mengupayakan agar saat pemilu nanti tidak ada lagi masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP-El.

“Kami jemput bola ke lapangan apalagi saat ini alat pencetakan KTP-El sudah lengkap. Jadi kita akan lebih cepat untuk melakukan pencetakan KTP-El-nya. Saat ini kami usahakan sebelum Pemilu nanti, sudah menyelesaikan perekaman” ucap syukur

Saat ini pihak Disdukcapil telah menerima adanya pemberitahuan dari Dirjen Dukcapil bahwasanya 31 Desember 2018 akan dibekukan data masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP-El. (nia/dlt/cw3)

Berita Terkait : Bisa Dibuka, Asal ke Disdukcapil

Rekomendasi Berita