oleh

5.414 Jiwa Dicoret dari PBIJK

LINGGAU POS ONLINE – Setidaknya ada 5.414 jiwa warga Kabupaten Rejang Lebong terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBIJK) pusat dicoret. Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Rejang Lebong, Zulfan dikonfirmasi, selasa (6/8).

Dijelaskan Zulfan, penghapusan sejumlah 5.414 jiwa tersebut dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos) pusat yang disampaikan ke Dinsos Rejang Lebong.

“Penghapusan ini langsung dari pusat,” tutur Zulfan.

Menurut Zulfan, penghapusan sebanyak 5.414 jiwa tersebut karena penerima PBIJK tersebut tidak masuk dalam daftar Basis Data Terpadu (BDT). Sehingga dianggap tidak masuk dalam kategori penerima PBIJK.

“Penerima PBIJK ini harus masuk data BDT,” paparnya.

Sementara itu, sambung Zulfan, untuk penerima PBIJK Rejang Lebong saat ini yang aktif sebanyak 106.542 jiwa sesuai dengan data BDT yang ada.

“Kalau untuk saat ini penerima PBIJK terhitung Juni 2019 sebanyak 106.542 jiwa,” katanya.

Penerima PBIJK merupakan program pusat ini, kewenangannya langsung dari pusat, daerah hanya sebatas menyiapkan data.

“Kalau penyaluran kartu langsung dari pusat, kita hanya menyiapkan data,”katanya.

Selain masuk data BDT, penerima program PBIJK ini harus memiliki kriteria warga kurang mampu seperti tidak memiliki pekerjaan tetap, rata-rata tidak memiliki aset, pekerjaan sehari hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan dalam satu hari dan kriteria lainnya.

Untuk program ini, tambahnya, penerima hanya mendapatkan berobat gatis saat yang bersangkutan mengalami sakit dan dirawat.

“Kalau sakit dapat perawatan gratis,” tambah Zulfan. (sam)

Rekomendasi Berita