oleh

40 Unit Motor Dinas Tidak Laik Jalan

Kendaraan Dinas Banyak Belum Bayar Pajak

LINGGAU POS ONLINE, AIR KUTI – Miris, kendaraan dinas Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau banyak yang menunggak pajak kendaraan bermotor. Kendaraan yang menunggak baik jenis mobil maupun motor.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Badan Pendapatan Provinsi Sumsel Kota Lubuklinggau sudah melakukan pendataan, dan menyurati Walikota Lubuklinggau untuk diteruskan ke SKPD terkait.

“Mayoritas kendaraan dinas yang menunggak itu jenis motor, kalau kami sudah surati Pemkot Lubuklinggau langsung Walikota, nanti Walikota langsung meneruskan ke SKPD terkait,” jelas Kepala UPTD Bapenda Sumsel Kota Lubuklinggau , Yulian didampingi Kepala TU, Tahrir kepada wartawan, Selasa (9/1).

Ditambahkan Tahrir, kendaraan dinas jenis motor milik Pemkot Lubuklinggau diprediksi banyak rusak parah dan tidak laik jalan. Namun, Pemkot Lubuklinggau tidak melapor ke UPTD Bapenda Sumsel Kota Lubuklinggau. Padahal jika ada kendaraan dinas yang rusak wajib untuk dilapor, untuk dihapus ketetapan pajaknya.

“Kendaraan dinas atau flat merah wajib membayar pajak, kalau ada yang rusak atau tidak laik jalan juga wajib untuk dilapor ke kami untuk dihapus ketetapannya jangan sampai piutangnya besar tapi kendaraannya tidak difungsikan lagi,” tambah Tahrir.

Penetapan pajak kendaraan dinas berbeda dengan kendaraan umum, tepatnya lebih rendah 50 % dari kendaraan umum jika menunggak maka didenda 25 % dari nilai pajak.

“Kalau semua bayar lumayan juga cukup besar lebih kurang Rp 3 miliar, sedangkan ketetapan kita tahun mencapai Rp 57 miliar naik jika dibandingkan tahun sebelumnya Rp 56 miliar,” tegasnya. (13)

Komentar

Rekomendasi Berita