oleh

40.000 Warga Golput?

Ketua KPU: Hasil Pasti 7 Juli 2018

LINGGAU POS ONLINE, KAYU ARA – Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Lubuklinggau, terselenggara dengan aman dan kondusif, Rabu (27/6). Namun, partisipasi pemilih ternyata masih belum sesuai target.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Lubuklinggau sebelumnya menargetkan tingkat partisipasi warga mencapai 85 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 155.153 jiwa. Namun, berdasar Desk Pilkada Pemkot Lubuklinggau dari 376 Tempat Pemungutan Suara (TPS) hanya 114.521 jiwa atau 73,81 % warga Kota Lubuklinggau yang menyalurkan haknya.

Hasilnya Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, SN Prana Putra Sohe dan wakilnya, Sulaiman Kohar unggul dengan perolehan 62.455 suara atau 56,07 persen. Lalu posisi kedua ditempati Paslon nomor urut 3, Rustam Effendi dan Riezki Aprilia meraih 40.975 suara atau 36,79 persen. Kemudian raihan terendah, dicapai Paslon nomor urut 1, H Toyeb Rakembang dan Sopyan yang mendapat 7.952 suara atau 7,14 persen. Dari selisih itu, diperkirakan 40.632 jiwa atau 26,19 persen warga Lubuklinggau Golongan Putih (Golput).

Ketua KPU Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri menjelaskan, ia baru mendapatkan data partisipasi masyarakat tersebut sesuai tahapannya, 6 Juli 2018 mendatang.

Namun menurutnya, dari data dari real count tersebut bisa menjadi gambaran.

“Kita memang menargetkan 85 persen, kalaupun tidak tercapai mungkin berbeda sekitar 5 persen,” katanya.

Meski begitu, ia tetap mengapresiasi antusias warga Lubuklinggau yang menyalurkan hak suaranya pada hari H Pilkada, 27 Juni 2018 lalu.

Sebagaimana yang terjadi di TPS 05, Kelurahan Watervang. Ketua TPS 05, Rasyid menjelaskan berdasar hasil penghitungan suara, dari 324 DPT hanya 268 orang yang menyalurkan hak pilihnya.

“Ada 56 orang Golput. Kami tidak tahu penyebabnya apa. Tapi kalau pemilih sakit, kami jemput bola. Ada tiga warga RT 04 ini yang sakit. Langsung kami jemput bola,” terang Rasyid.

Disamping itu, kemarin juga telah berlangsung hasil scan C1 KWK oleh KPU Kota Lubuklinggau, dan bisa diakses di website KPU RI. Hasilnya, Paslon nomor urut 2, H SN Prana Putra Sohe-H Sulaiman Kohar menang telak, dengan perolehan suara 62.923. Diikuti Paslon nomor urut 3 H Rustam Effendi-Riezky Aprilia yang memperoleh 41.179 suara dan Paslon nomor urut 1 H Toyeb Rakembang-Sofian dengan 7.898 suara.

Sementara di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dodi Reza Alex-Giri meraih suara tertinggi di Kabupaten Mura versi hasil hitung cepat atau quick count yang dilakukan lembaga survei Pemkab Mura.

Berdasarkan hasil hitung cepat Pemkab Mura, dari 100 persen data masuk pada pukul 22.00 WIB, Rabu (27/6), Paslon Dodi Reza Alex-Giri memperoleh suara 38,2 persen. Posisi kedua ditempati Paslon Herman Deru-Mawardi memperoleh suara 24,6 persen.

Disusul Ishak Mekki-Yudha Pratomo yang menempati urutan ketiga dengan perolehan suara 24,0 persen. Di posisi keempat Paslon Saifudin Aswari Rivai-M Irwansyah mampu memperoleh suara 13,2 persen.

Kemudian pemilih dan pengguna hak pilih di Kabupaten Mura sebanyak 270.679 pemilih, pengguna hak pilih sebanyak 166.265, partisipasi 61,4 persen. Selanjutnya dengan suara sah sebanyak 162.988, dan suara tidak sah sebanyak 3.951. (01/02/04/Net)

Rekomendasi Berita