oleh

4.254 TKS Muratara Dirasionalisasi

-Muratara-376 dibaca

LINGGAUPOS.CO.ID – Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H Inyatullah, Jumat (26/3/2021) menjelaskan bahwa 4.254 honorer atau Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) akan didata ulang dan dirasionalisasi.

Pasalnya, menurut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, honorer atau TKS di Muratara bermasalah.

“Tujuan dari rasionalisasi ini ialah untuk mengetahui seberapa banyak TKS yang diperlukan di setiap OPD. Hal ini sudah beberapa kali rapatkan dengan beberapa OPD terkait,” jelas Wakil Bupati (Wabup).

Ditambahkannya, “Kita ketahui bahwa sistem penerimaan TKS ini ada kejanggalan menurut BPK. Sebab TKS dengan jumlah yang begitu banyak, apakah bekerja semua,” ungkap yang dikenal sebagai Ustandz ini.

Ia mengatakan, rasionalisasi ini juga bertujuan untuk mendata ulang, berapa banyak TKS yang bekerja dari Kota Lubuklinggau ataupun yang memang asli Muratara.  “Saat ini Pak Bupati masih di luar kota, namun akan dirapatkan pada minggu-minggu ini,”terangnya.

Kemudian jika ada keputusan dari bupati maupun OPD, tentu akan segera dibentuk tim pendataan ulang.

“Siapa saja yang terpilih untuk bekerja, akan dipanggil kembali. untuk yang tidak terpilih nanti akan buat semacam pekerjaan rumahan melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop),” katanya.

Dijelaskannya juga, percuma banyak TKS jika kualitas kinerjanya tidak ada. “Umpamanya jika di suatu OPD itu perlunya 15 orang, namun nyatanya yang terdaftar 70 orang, maka mubasir buang-buang anggaran saja,” jelasnya sambil menjelaskan, rasionalisasi itu tanpa terkecuali mulai dari desa sampai tingkat kabupaten. (*)

Rekomendasi Berita