oleh

35.738 Pelanggan PLN Dapat Listrik Gratis

LINGGAUPOS.CO.ID– Dalam Perrpu Nomor 1 Tahun 2020 disebutkan listrik gratis hanya diberikan kepada pelanggan listrik golongan 450 Volt Ampere (VA), sementara pemangkasan biaya sebesar 50 persen diberikan kepada pelanggan listrik golongan subsidi 900 VA. Artinya, 76.503 Pelanggan PLN ULP Lubuklinggau dan Muara Beliti akan mendapat keringanan pembayaran tagihan listik April, Mei dan Juni 2020. Rinciannya, 35.728 pelanggan 450 Volt Ampere (VA) akan menikmati listrik gratis, dan 40.775 pelanggan 900 VA mendapatkan diskon 50% sesuai pemakaian tertinggi tiga bulan sebelumnya. (Data : Baca Grafis).

Manager PT. PLN (Persero) Rayon Lubuklinggau, Mustofa mengungkapkan, pihaknya sudah menerima juknis terkait kebijakan presiden menggratiskan tarif listrik untuk pelanggan 450 VA dan memangkas tarif listrik sebesar 50 persen untuk pelanggan 900 VA.

Kedepan, yang mendapat kebijakan ini adalah pelanggan bersubsidi, yakni pelanggan 450 VA gratis pemakaian dan pemotongan 50 persen untuk pelanggan 900 VA. Sedangkan pelanggan RM 900 Va (Rumah tangga mampu) tidak mendapat keringan tagihan sebesar 50 persen. Jumlah pelanggan RM 900 VA 56.432.

Kata Mustofa, PLN Lubuklinggau siap menjalankan aturan tersebut, karena PLN adalah milik negara, jika ada kebijakan dari pusat otomatis setiap cabang wajib menjalankannya.

“Sementara untuk pelanggan prabayar, silahkan akses pln.co.id dan buka menu stimulan pandemi Covid-19, masukan Id. Pelanggan R1 450 VA akan mendapat nomor token dengan jumlah dilihat dari tiga bulan tertinggi pemakaian. Pelanggan R1 900 VA, juga sama akan diberi jumlah 50 persen dari pemakaian tertinggi tiga bulan sebelumnya,” jelas Mustofa.

Terpisah Manager PT PLN (Persero) Rayon Muara Beliti, Zera Fitrizon menjelaskan hal yang sama. Menurutnya, di Musi Rawas ada 22.299 pelanggan 450 VA dan 19.250 pelanggan 900 VA yang mendapat keringanan. Sedangkan 49.000 pelanggan RM 900 VA tidak mendapatkan keringanan.

“Dalam menerapkan aturan ini, tidak ada istilah rugi atau tidak. Karena bagi kita apapun kebijakan pemerintah kita laksanakan,” tegasnya.

Kementerian ESDM menyatakan kebijakan ini mungkin saja diberlakukan lebih dari waktu yang terlah ditentukan, yakni 3 bulan. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan perkembangan pandemi virus corona di Indonesia maupun internasional. “Ke depan dan jika perkembangannya secara global maupun nasional masih ada pemberian keringanan, tidak tertutup kemungkinan hal semacam ini akan diperpanjang,” ucapnya dalam video conference, Rabu (1/4).

Klaim Token Gratis Mulai 6 April

PT PLN (Persero) telah menyediakan mekanisme pembagian token listrik gratis bagi pelanggan subsidi golongan 450 volt ampere (VA) dan golongan subsidi 900 VA. Token gratis bisa didapat pelanggan melalui situs web atau WhatsApp resmi PLN.

Hanya saja, sampai Jumat (3/4) siang, token gratis masih belum bisa diklaim melalui WhatsApp. Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, hal tersebut bukan diakibatkan kesalahan dari pihaknya. Namun, menurut dia, kesalahan disebabkan oleh pihak WhatsApp.

Ia menjelaskan, saat ini WhatsApp sedang melakukan perbaikan dan pengembangan server untuk mengantisipasi tingginya traffic terhadap kontak yang telah disediakan PLN.
“Untuk nomor WhatsApp memang hari ini (kemarin,red) mendapatkan laporan sedikit bermasalah, bukan dari pihak PLN-nya, tapi dari pihak WhatsApp yang sedang meng-upgrade servernya, karena memang traffic-nya akan sangat tinggi,” tuturnya dalam video conference, kemarin.

Proses upgrade ini disebut akan memakan waktu beberapa hari. Dengan demikian, Darmawan memproyeksikan klaim token gratis melalui WhatsApp dengan nomor 08122-123-123 baru bisa dilakukan pada Senin 6 April 2020.

“Insya Allah nanti akan bisa berjalan mulai hari Senin, hari ini masih sedang dalam tahap perbaikan. Bukan dari PLN nya, tetapi dari server pihak WhatsApp dengan Facebook,” ujar Darmawan.

Untuk sementara waktu, pelanggan yang berhak mendapatkan token gratis dapat melakukan klaim melalui situs web resmi PLN (lihat grafis).

Kita Tunggu Realisasinya

Ketua Badan Penyelesaian Sangketa Konsumen (BPSK) Lubuklinggau, H Nurulsulhi Nawawi mengatakan, keringanan yang diberikan Presiden Joko Widodo untuk masyarakat kurang mampu sangat tepat.

Karena saat ini masyarakat tengah menghadapi pademik Covid-19 yang berdampak turunnya penghasilan masyarakat.

Menurut pria yang karib disapa Nun ini, tinggal implementasinya di lapangan, agar keputusan yang sudah diambil oleh Presiden Joko Widodo itu dinikmati masyarakat yang membutuhkan.

“Sebenarnya, PLN di tiap wilayah sudah ada data sesuai arahan presiden. Jadi, tinggal direalisasikan lagi oleh manager PLN, sehingga program yang sudah ditetapkan ini bisa tepat sasaran,”kata Nun.

Nun menjelaskan, dengan begitu masyarakat tidak perlu lagi malapor ke kantor PLN terkait program yang dijalankan. Walaupun, manager PLN di tiap-tiap wilayah harus tetap menerima pengadauan masyarakat, bila ada yang belum tercover dengan data yang ada di PLN.

“Kami di BPSK siap membantu masyarakat, terkait hal ini. Kalau ada komplain atau lain sebagainya. Tapi, pada kondisi saat ini kami berharap agar PLN di tiap wilayah, bisa menfasilitasi seluruh masyarakat yang membutuhkan,”jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Lubuklinggau, Bambang Rubianto, mengatakan pihaknya mengapresiasi setiap kebijakan yang membela kepentingan rakyat utamanya rakyat kecil atau miskin. Dengan memberikan akses info seluas luasnya kepada masyarakat. Terkait mekanisme untuk mendapatkan kemudahan atau bantuan dari pemerintah terkait pademik Covid-19 ini.

“Semoga pademik ini segera berlalu,”harapnya.(*)

Artikel ini sudah terbit di Harian Pagi Linggau Pos dengan judul”35.738 Pelanggan PLN Dapat Listrik Gratis”

Rekomendasi Berita