oleh

Nah, 31 Oktober Awal Registrasi Kartu SIM

LINGGAU POS ONLINE, EMPAT LAWANG – 31 Oktober 2017 menjadi waktu awal dimulainya registrasi Subscriber Identity Module Card (SIM-card/kartu SIM) nomor baru atau nomor perdana dan nomor lama kartu SIM. Ketentuannya dengan menggunakan nomor Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tapi, tanggal 31 Oktober itu bukan waktu berakhirnya registrasi yang dimaksud. Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Empat Lawang, Zainul Arifin.

Dia menyebutkan batas akhir atau tenggang waktu registrasi ulang nomor lama pada kartu SIM, pada 28 Februari 2018 mendatang. Sementara informasi menyebutkan berakhirnya batas waktu registrasi pada 31 Oktober 2017, sudah diklarifikasi oleh Kementerian Kominfo.

“Tidak benar itu, yang benar Februari 2018 nanti. Tanggal 31 Oktober itu dimulainya waktu registrasi, meski demikian registrasi ulang atau validasi dana dengan nomor KTP dan Nomor KK sudah bisa dilakukan sebelum tanggal 31 Oktober,” jelas Zainul, Selasa (31/10).

Ia menjelaskan batas akhir tanggal 31 Oktober 2017 merupakan batas waktu bagi Kominfo untuk menyampaikan ke masyarakat kebijakan dikeluarkannya Peraturan Menteri (Permenkominfo) No. 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, yang mewajibkan masyarakat mengirimkan data pribadi asli ke operator. Data itu meliputi NIK dan nomor KK.

“Mulai hari ini (kemarin, red) tenggang waktu registrasi ulang kartu SIM prabayar, batasnya sampai tanggal 28 Februari 2018. Jika ini tidak dilakukan, maka secara bertahap, pengguna kartu SIM prabayar, tidak lagi dapat mengaktifkan kartunya,” ungkap Zainul.

Karena itu lanjut Zainul, pihaknya mengingatkan masyarakat pengguna kartu SIM prabayar, agar segera memanfaatkan waktu yang ada tersebut dengan sebaik-baiknya. Agar kedepannya tidak menjadi masalah karena kartu SIM prabayar yang digunakan tidak lagi dapat diaktifkan.

“Cukup SMS, dengan format, ULANG#<spasi>nomor NIK#Nomor KK# untuk validasi ulang kartu Telkomsel dan XL format SMS-nya, ULANG#Nomor KTP#nomor KK serta untuk Indosat, Smartfren dan Tri cukup ketik format SMS, ULANG#Nomor KTP#nomor KK#, kirim format. Senua SMS tersebut ke nomor 4444,” urainya.

Zainul menyebut, kewajiban bagi pengguna kartu SIM agar meregistrasi kartu yang digunakannya itu dengan memasukan nomor nomor induk kependudukan atau nomor KTP dengan nomor KK, ini bertujuan agar penggunaannya tidak dapat disalahgunakan.

“Kami menjamin, seluruh data kependudukan aman dan dijamin kerahasiaannya. Makanya, segera validasi kartu SIM-nya. Agar tidak menjadi masalah dikemudian hari,” tukasnya. (04)

Komentar

Rekomendasi Berita