oleh

3.144 Persil Sertifikat Tanah Diberikan

Penyerahan Menunggu Teknis dari BPN

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) 2017 sudah diberikan sertifikasi, namun untuk 2018 ini kuota PTSL di Kabupaten Musi Rawas (Mura) masih menunggu kejelasan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Musi Rawas.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kabupaten Musi Rawa, H Karyasid Helmi melalui Kabid Pertanahan, Syarif Hidayat mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima kejelasan terkait dengan kuota untuk Musi Rawas dalam program PTSL tersebut.

“Untuk kuota program sertifikasi PTSL belum ada kejelasan dari BPN Musi Rawas jadi kita masih menunggu informasi. Namun, karena ini program pemerintah pusat, sehingga bisa dipastikan ada kuota untuk kabupaten ini, bahkan jumlahnya lebih tinggi dari tahun kemarin yang hanya 15 ribu persil,” kata Syarif Hidayat kepada Linggau Pos belum lama ini.

Bahkan, dari informasi yang diterimanya, kalau tahun ini diperkirakan ada 70 ribu persil. Terdiri dari tanah masyarakat dan juga aset pemerintah daerah.

“Kuota PTSL untuk Musi Rawas akan keluar pada Februari mendatang. Sehingga dengan kondisi ini, pihaknya belum bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat,”tuturnya.

Syarif mengaku, pihaknya hanya mem-back up saja, karena penetapan dan rincian berapa jumlah kuota program PTSL ini merupakan kewenangan BPN Musi Rawas.

Jika nantinya penetapan kuota PTSL tersebut keluar maka di dalamnya juga akan tercantum rincian pembagiannya. Program ini juga akan terus berlanjut hingga akhir masa kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

“Jadi nanti jelas berapa persil untuk aset Pemkab dan berapa persil untuk tanah masyarakat. Program ini juga terus berlanjut hingga 2019 nanti dan kalau Joko Widodo masih lanjut maka program ini juga akan lanjut,” ucapnya.

Untuk aset milik pemerintah Kabupaten Musi Rawas ataupun milik masyarakat, nantinya akan diserahkan kepada pemiliknya tahun 2018, namun secara teknis penyerahan sertifikat tersebut dilakukan oleh BPN.

“Di tahun 2017 sertifikasi tanah masyarakat lebih kurang 3.144 antara lain di Kecamatan Megang Sakti, Tuah Negeri, Muara Kelingi dan Jayaloka. Sedangkan aset Musi Rawas ada 225 persil,”tutupnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita