oleh

29 RTLH Batal Direnovasi

Dianggarkan Tahun 2018

LINGGAU POS ONLINE, AIR KUTI – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Lubuklinggau, Emra Endi Kusuma mengakui masih ada 29 penerima program peningkatan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2017, yang tertunda realisasinya. Hal itu disebabkan beberapa faktor, salah satunya karena keterbatasan anggaran.

Target untuk tahun 2017 sebanyak 408 penerima program peningkatan RTLH, terpaksa sebanyak 29 rumah belum bisa dilaksanakan tahun ini. Sehingga tahun 2017, hanya 379 rumah yang terealisasi.

“Beberapa faktor yang menyebabkan 29 rumah tersebut, tidak bisa kita realisasikan. Pertama karena adanya keterbatasan anggaran yang kita miliki, selain itu beberapa diantara pemilik 29 rumah tersebut, sudah melakukan renovasi rumahnya dengan biaya sendiri. Makanya untuk 29 rumah yang tersisa, kita anggarkan dan realisasikan tahun 2018,” ungkap Emra, Jumat (15/12).

2018 mendatang, target sasaran bantuan peningkatan kualitas RTLH ini ditargetkan sebanyak 432 unit. Dengan alokasi dana sebesar Rp 6.480.000.000.

Ia menjelaskan, yang menjadi dasar pertambangan pemanfaatan dan alokasi, khususnya sub bidang perumahan dalam penyelenggaraan program kegiatan bantuan stimulan perumahan swadaya, guna pencegahan perumahan dan kawasan permukiman kumuh.

“Proses pembangunan dilakukan dengan cara melibatkan organisasi masyarakat setempat,” tuturnya

Tiap tahun akan dianggarkan program Rumah Layak Huni (RLH) untuk masyarakat miskin hingga tuntas. Tentunya program ini terus di kawal, tidak boleh ada penyelewengan atau salah sasaran.

“Program ini akan kita kawal terus Jangan sampai orang yang tergolong mampu juga ikut menikmati bantuan RLH ini, semoga program RLH membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu dan tentunya kita mengharapkan tidak ada lagi masyarakat Di Lubuklinggau yang tidak punya rumah atau tunawisma,” tutupnya. (CW01)

Komentar

Rekomendasi Berita