oleh

25 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Anak perempuan sering kali menjadi korban kekerasan seksual. Tahun ini 25 anak yang menjadi korban seksual dilakukan orang-orang terdekatnya.

“Data korban kekerasan terhadap anak khususnya seksual hingga November ada 23 korban, ditambah dua kasus terakhir pada bulan Desember ini kedua korban anak perempuan terjadi di Kelurahan Talang Rimbo Baru,” jelas Kabid Perlindungan Hak Perempuan Perlindungan Khusus Anak dan Pemenuhan Hal Anak, Heri Wartono dikonfirmasi di ruang kerjanya Kamis (21/12).

Heri menyatakan dalam tahun 2017 ini korban khusus kekerasan anak berjumlah 71 kasus. Mereka tersebar sejumlah titik 15 kecamatan dalam Kabupaten Rejang Lebong. Terbanyak, korban anak-anak mayoritas perempuan adalah seksual. Kasus-kasus yang menimpa anak lainnya, kata Heri, yakni kasus kekerasan fisik sebanyak 30 kasus.

“Kasus fisik terhadap anak-anak ini tak hanya dialami anak perempuan, namun juga anak laki-laki,” jelasnya.

Kemudian, katanya, kasus lain kasus psikis sebanyak satu kasus, penelantaran sebanyak 7 kasus. Menurutnya, banyaknya kasus seksual terjadi karena pengaruh teknologi, salah satunya Media Sosial (Medsos) yang sangat mudah diakses kalangan masyarakat hingga tingkat anak-anak.

Sementara itu, untuk kasus kekerasan terhadap perempuan yang ditangani dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pengendalian penduduk dan keluarga berencana kabupaten Rejang Lebong dilaporkan 97 kasus.

Kasus yang menimpa perempuan bervariasi, dan terbanyak ditangani kasus kekerasan fisik. Kasus korban perempuan terbanyak fisik yakni dengan jumlah 87 kasus, sisanya kasus penelantaran sebanyak 7 kasus dan seksual sebanyak 2 kasus. Satu kasus lainnya yakni kasus psikis.

Ia mengaku berbagai upaya telah dilakukan mencegah tingginya angka kekerasan baik terhadap anak, maupun terhadap perempuan. Namun, salah satu yang menjadi kendala yakni minimnya personel untuk melakukan pembinaan.

Sebab, tambah Heri, kasus kekerasan anak dan perempuan terjadi tak hanya satu titik atau kawasan. Namun terjadi di seluruh titik baik di perkotaan maupun pedesaan.

“Yang sering terjadi bukan hanya di perkotaan, namun tersebar hingga ke pedesaan,” tambahnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita