oleh

24 Caleg Potensial Tidak Dapat Kursi

LINGGAU POS ONLINE, MUSI RAWAS – 24 ada Calon Legislatif (Caleg) potensial yang memiliki suara banyak namun tidak duduk di parlemen. Hal ini terungkap dari hasil rapat pleno rekapitulasi KPU Kabupaten Musi Rawas (Mura) Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2014 lalu.

Caleg-Caleg yang dinilai potensial ini adalah, Ir Syarifudin Munthe dengan 1.691 suara, Dadang 2.452 suara, Al Imron Harun 1.609 suara, Hendra Adi Kusuma 2.232 suara, Ayup Zakaria 1.741 suara. Kemudian, Lesmana Ade Chandra 1.020 suara, Beni Chandra 1.812 suara, Tugiarto 1.932 suara, Dien Trisnayadi 1.816 suara, Dra RR Dinatri 1.458 suara, H Bisono 1.497 suara, Leo Adonora 1.395 suara, Indra Bunawan 1.304 suara, Tugiman 1.458 suara. Selanjutnya, Hamidi 1.641 suara, Bahet Edi Kuswoyo 1.526 suara, Bambang Wahyudi 1.669 suara, Rika Martina 1.366 suara, Anto Budiman 1.447 suara, Nilawati 1.011 suara, Wagiyatni 1.425 suara, Jahuri 1.734 suara, Yon Sobri 2.189 suara dan Drs H Abu Hery 1.494. Hasil suara ini telah dipublikasikan KPU Mura di website resminya, sehingga bisa diakses.

Para Caleg tersebut ada yang kalah bersaing dengan Caleg dalam satu partai politik dan ada yang berjuang sendiri. Padahal, suara Caleg yang tidak terpilih secara individu di atas Caleg yang terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Mura periode 2014-2019.

Diantaranya, Rudi Hartono 714, Ahmad Syahroni 796 suara, Iwan Susanto 815 suara, Samsul Bahri 952 suara dan H Ismun Yahya 1.013 suara. Selanjutnya Nasib dengan 1.955 suara, Azandri 2.456 suara, Ivan Marulli 3.623 suara, Firdaus 3.068 suara, Ramandha Dwi Putra 3.617 suara, Cahaya Muda 3.656 suara, Eli Marlina 2.336 suara. Lalu, Tepno Suhartoyo 3.182 suara, M Febri Hendrawan 1.972 suara, M Jas Karim 1.807 suara, Aliudin 1.538 suara, Yuzakir Mahmud 1.981 suara, Mahmud 2.024 suara, Alamsyah 4.686 suara, Drs H Mansyur Daniel 2.639 suara, Wahyu Sumadi 2.988 suara. Selanjutnya, Wahisun Wais Wahid 1.661 suara, H Moch Din Said 2.453 suara, Supandi 3.243 suara, Srie Wahyuni 3.243 suara, Ir Richardo 2.698 suara, Tumiran 2543 suara, H A Firdaus 3.049 suara, Siswantora 1.941 suara, Ngadi 3.767 suara, Effendi Wandari 3.694 suara, Dwi Andoko 1.770 suara, Yudi Fratama 2.293 suara, Mulyadi 1.968 suara, Hj Habsoroni 1.693 suara, Hj Desriniyati 2.333 suara, Toyeb Rakembang 4.385 suara, Drs A Rasip 1.897 suara, Marwan Chandra 2.918 suara dan Insugiarto 2.109 suara.

Ketua KPU Kabupaten Mura, Ach Zaein menjelaskan, dari 40 legislator di Kabupaten Mura, setidaknya ada lima incumbent yang tidak mencalonkan diri di wilayah Mura, diantaranya H Toyeb Rakembang, H Yuzakir Mahmud, Marwan Chandra, Drs A Rasip dan Ramandha Dwi Putra.

Menurut Zaein, informasi mengenai lima legislator ini didapatnya berdasar hasil penetapan Daftar Calon Tetap (DPT) untuk Pemilu Legislatif 2019 di Kabupaten Mura.

Sementara itu, Pengamat Politik, Joko Siswanto menegaskan Caleg wajah ‘lama’ atau incumbent dengan ‘wajah’ baru, sama-sama memiliki kesempatan memenangkan Pileg 2019 mendatang. Tinggal siapa yang punya kemampuan, untuk mengambil peluang tersebut.

Karena menurut Joko, incumbent belum tentu mampu merebut kembali hati masyarakat karena kondisi saat ini sudah berbeda. Bahkan ‘pertarungan’ pun berbeda, bukan lagi antar partai, namun pertarungan antar Caleg. Dan wajah baru, juga belum tentu tidak memiliki peluang. Mereka justru lebih berpeluang ketika lebih intens merebut hati warga di Dapil-nya dibandingkan incumbent.

“Hanya saja untuk Caleg incumbent punya modal lebih, yakni lebih dikenal dan berpengalaman baik dalam hal mendekati masyarakat maupun strategi lainnya untuk memenangkan Pileg. Sementara Caleg baru harus dua sampai tiga kali lipat bekerja dalam menyosialisasikan dirinya ke masyarakat. Mereka harus banyak tampil untuk mengenalkan diri dan dekat dengan masyarakat, karena yang menentukan masyarakat,” jelasnya.

Partai, juga membawa dampak atau memengaruhi Caleg.

“Mereka yang mencalonkan diri dari partai besar atau partai yang sudah dikenal masyarakat, tentunya lebih diuntungkan. Namun tetap, bukan berarti partai baru tidak berpeluang selagi mereka bekerja semaksimal mungkin dalam menyosialisasikan Caleg-nya,” tegas Joko. (rfm/aku)

Rekomendasi Berita