oleh

23.250 Peserta Jamkesda Diintegrasikan ke BPJS

CURUP – Sedikitnya ada 23.250 peserta Jamkesda yang diintegrasikan ke BPJS Kesehatan. Informasi ini disampaikan Kabid Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Asri, Kamis (7/2).

Dijelaskan Asri, dari 23.250 peserta Jamkesda yang sudah diintegrasikan ke BPJS saat ini sudah diterbitkan kartunya. Asri memaparkan, pada awal 2018 lalu peserta BPJS yang di integrasikan ke BPJS berjumlah sekitar 19.000 lebih ditambah dengan yang datang perorangan selama satu tahun ini.

Awal 2018 lalu, jumlah yang diintegrasikan ke BPJS ada 19.000 lebih, dengan bertambahnya peserta selama satu tahun hingga akhir tahun 2018 lalu jumlahnya menjadi 23.250 orang.

Sehingga pada tahun 2019 ini jumlah 23.350 tersebut langsung diintegrasikan ke BPJS kesehatan.

“Untuk sebarannya di Kabupaten Rejang Lebong, jadi penambahannya sampai 4.000 dalam satu tahun,” ungkapnya.

Menutur Asri, untuk tahun 2019 ini yang sedang dirawat berlaku lagi sistem klaim.

“Dirawat dulu, pembayarannya di rumah sakit setelah itu baru didaftarkan, 14 hari atau satu bulan setelah didaftarkan kartu mereka langsung terbit. Kemungkinan jumlah tersebut bertambah lagi,” katanya.

Peserta Jamkesda yang diintegrasikan, sambung Asri, mereka yang datang ke rumah sakit langsung membuat surat keterangan tidak mampu dari desa atau kelurahan, membuat
surat keterangan rawat inap di kelas III, KTP dan KK.

“Setelah itu mereka langsung didaftarkan, biaya selama di rumah sakit diklaimkan, orang dirawat langsung diintegrasikan ke BPJS satu keluarga, bukan yang sakit saja, serupiahpun masyarakat tidak mengeluarkan duit, berapapun biaya rumah sakit langsung dibayarkan dan yang ke BPJS iuran langsung dibayarkan,” tambah Asri. (sam)

Rekomendasi Berita