oleh

22 Desa Belum Mulai Pembangunan

Kepala BKD Muratara, H Duman Fahsyal: “Keterlambatan desa melaporkan DD dikarenakan pihak desa masih kurang paham untuk membuat RAPBdes…..”

LINGGAU POS ONLINE, MURATARA – Terdata dari 82 desa yang ada di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), baru 60 desa yang sudah mencairkan Dana Desa (DD). Sementara 22 desa yang belum bisa mencairkan DD, sehingga belum bisa melakukan pembangunan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Muratara, H Duman Fahsyal membenarkan hal tersebut.

“Desa yang belum mencairkan DD dikarenakan belum menyelesaikan administrasi berupa Rancangan APBDes,” terang H Duman Fahsyal, Jumat (1/6).

Ia menjelaskan, syarat untuk mencairkan DD, yakni desa harus melaporkan RAPBDes kepada BKD Muratara.

“Kalau laporan RAPBDes tidak disampaikan ke kami, ya DD tidak bisa dicairkan,”ungkap dia.

Duman menjelaskan, keterlambatan pencairan DD ini berpengaruh terhadap realisasi DD.

“Ini harus menjadi pembelajaran bagi desa, untuk cepat melaporkan RAPBDes. Supaya bisa mencairkan DD, jika kejadiannya seperti ini tentunya akan berdampak pada realisasi DD dan yang dikhawatirkan disalahgunakan,” sarannya.

Menurutnya keterlambatan desa melaporkan DD dikarenakan pihak desa masih kurang paham untuk membuat RAPBdes.

Menyikapi hal itu, lanjutnya pihak desa harus diberikan sosialisasi atau pelatihan dalam pembuatan RAPBdes, supaya kedepan tidak ada lagi desa yang terlambat untuk mengumpulkan RAPBdes.

“Sumber Daya Manusia (SDM) desa yang masih banyak belum paham dalam pembuatan RAPBdes dan tentunya masih sangat membutuhkan pelatihan,” tutur Duman.(12)

Rekomendasi Berita