oleh

22 Desa Belum Lapor Realisasi DD

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Dari 122 desa tersebar di 14 kecamatan Kabupaten Rejang Lebong yang mendapatkan bantuan Dana Desa (DD), hingga saat ini masih banyak yang belum menyampaikan laporan realisasi penyerapan dan output pelaksanaan DD Tahap I dan Tahap II. Untuk realisasi DD tahap satu 20 persen, dan tahap dua 40 persen dari 122 desa, 22 desa belum sampaikan realisasi DD.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Kabupaten Rejang Lebong, Gunawan Firmansyah melalui Plt Kabid Kelembagaan Masyarakat Sosial Budaya dan Pemerintahan Desa, Bobi Santana, Kamis (27/9) mengatakan laporan ini syarat pencairan DD tahap III. Untuk tahap III akan direalisasikan 40 persen.

Dipaparkan Bobi, desa harus melaporkan realisasi penyerapan dan capaian output pelaksanaan DD sampai tahap II sesuai dengan ketentuan PMK No. 225 Tahun 2017. Di aturan PMK menjelaskan, persyaratan tahap III harus mencapai 75 persen penyerapan dan fisik harus 50 persen, kalau belum tercapai belum bisa diproses ke KPPN, kalau sudah dipenuhi bisa diproses ke KPPN paling lama 7 hari ke rekening kas daerah.

Kemudian, desa-desa yang mengajukan penyaluran DD tahap ke tiga ke keuangan untuk penyaluran ke desa masing-masing.

“22 desa yang belum melaporkan diantaranya ada 5 desa di Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), 6 desa Kecamatan Sindang Dataran, kemudian 9 desa Kecamatan Bermani Ulu Raya, dan 2 desa Kecamatan Bermani Ulu,” paparnya.

Menurutnya, dari 22 desa yang belum melaporkan salah satu kendala dialami kemungkinan pada capaian fisik pembangunan.

“Kendalanya mungkin di capaian fisik, sebab hasil pelaksanaan fisik perlu peninjauan dan harus turun ke lapangan. Itu yang memakan waktu lama,” katanya.

Ia menambahkan, dalam aturan, penyampaian laporan tersebut paling lambat di minggu ke empat pada November mendatang.

“Kalau belum melaporkan kasihan desa-desa lain yang sudah melaporkan, karena dalam pelaksanaan tahap III dilakukan serentak, kalau ada yang belum melaporkan maka akan menunda desa yang lain,” tambahnya.

Ia menambahkan, untuk DD tahun 2018 untuk 122 desa senilai sekitar Rp97,5 miliar. Saat ini sudah terealisasi sebesar Rp58 miliar.

“Untuk realisasi terakhir sekitar Rp58 miliar,” ungkapnya. (sam)

Rekomendasi Berita