oleh

2018 Dinas Perikanan Absen Program Gemari

LUBUKLINGGAU – Selama 2018 Dinas Perikanan Kota Lubuklinggau absen adakan program Gemar Makan Ikan (Gemari), program ini baru akan dijalankan 2019 mendatang. Minimnya anggaran menjadi salah satu alasan ditiadakannya program Gemari.

Kabid Pengolahan Ikan Dinas Perikanan Kota Lubuklinggau, Sofiah mengaku 2019 mendatang program Gemari akan mendatangi SD.

“Tapi masih kita susun programnya, apakah makan olahan ikan seperti pempek, nugget atau lainnya. Atau bahkan makan ikan bersama nasi, nanti SD kita datangi untuk program ini,” ungkap Sofiah.

Diakui Sofiah, konsumsi ikan di Kota Lubuklinggau sudah lumayan, mengingat untuk mendapatkan ikan tidaklah sulit baik itu ikan air tawar maupun ikan laut. Apalagi jumlah produksi ikan di Kota Lubuklinggau terus mengalami peningkatan, seperti produksi ikan air tawar 2.985,73 ton dengan luas area produksi 272,3 Hektare (Ha), jumlah ini naik dibandingkan tahun sebelumnya 2.736,471 ton.

“Ikan air tawar cukup banyak, untuk ikan laut kita mendapatkan dari Bengkulu, Padang, bahkan saat ini kita sudah ada kostrid penampung ikan laut. Begitu juga dengan ikan sungai, karena Lubuklinggau dikelilingi beberapa sungai,” ungkap Sofiah.

Sekda Kota Lubuklinggau, H Rahman Sani untuk program kampanye Gemari sebenarnya Dinas Perikanan bisa menggandeng PKK Kota Lubuklinggau. Apalagi, setiap bulan TP PKK Kota Lubuklinggau selalu ada pertemuan rutin.

“Sasaran Gemari bisa langsung ke ibu-ibu seperti kader PKK, jadi dalam pertemuan itu kampanyekan pentingnya makan ikan bagi kesehatan keluarga. Tinggal koordinasinya saja,” ungkap Rahman Sani. (nia)

Rekomendasi Berita