oleh

200 Siswa MAN 2 Laksanakan USBN

LINGGAU POS ONLINE, TABA JEMEKEH – Dari awal Maret hingga minggu kedua April 2018 akan menjadi hari-hari yang paling menegangkan untuk siswa-siswi MAN 2 Lubuklinggau.

Pasalnya seluruh rangkaian ujian akhir akan terus berlanjut hingga pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer yang akan dilaksanakan mulai 9 April mendatang.

Seperti yang dijabarkan oleh Kepala MAN 2 Lubuklinggau, Saipul Basin melalui Waka Kesiswaan, Joharudin, 200 siswa siswi kelas XII MAN 2 Lubuklinggau yang terdiri dari tiga jurusan sudah melaksanakan rangkaian ujian sejak awal Maret lalu.

“Pekan pertama dan kedua, kita telah melaksanakan ujian praktik dan simulasi UNBK. Pada 19-28 Maret 2018 siswa-siswi dihadapi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan mulai hari ini Senin (26/3) mereka akan dihadapi dengan ujian akhir madrasah berbasis komputer (UAMBK) dengan mengujikan lima mata pelajaran agama, yakni Alquran Hadist, Aqidah Akhlak, Fiqih, Ilmu Kalan, Sejarah Islam dan Bahasa Arab,”paparnya.

Johan juga menjelaskan pelaksanaan USBN di tiga hari terakhir jadwal bertabrakan dengan pelaksanaan UAMBK. Tetapi itu semua tidak menyurutkan semangat anak-anak keantusiasan mereka dalam menghadapi rangkaian ujian akhir sekolah ini.

“Tentunya, kita atur sedemikian rupa, jadi anak-anak yang sudah melaksanakan UAMBK akan kita lanjutkan dengan pelaksanaan USBN yang hanya tinggal satu Mapel lagi pada tanggal 26-28 Maret. Dan Alhamdulillah selama berlangsungnya USBN hingga UAMBK berjalan dengan lancar, tertib, semua anak ontime dan tanpa hambatan apapun yang berarti,”tuturnya.

Baru kemudian, lanjutnya pada 9-12 April 2018 siswa-siswi akan mengahadapi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang serentak dilaksanakan dan dilakukan secara online, dengan 3 mata pelajaran wajib dan 1 mata pelajaran pilihan.

Sementara itu, dalam wawancaranya Kepala MAN 2 Lubuklinggau Saipul Basin mengungkapkan ada beberapa hal yang dikhawatirkan saat pelaksanaan UNBK nantinya. Pertama ditakutkan adanya kendala mati lampu, jaringan lemot dan adanya siswa yang sakit mendadak.

“Untuk itu saya berharap apa-apa yang dikhawatirkan ini tidak terjadi saat pelaksanaan nanti. Saya berharap pihak PLN setempat dapat memenuhi harapan kami ini dengan dapat menjaga listrik stabil selama pelaksanaan UNBK nanti. Dan harapan kami pun melalui Kemenag sudah kami sampaikan kepada pihak PLN mengenai hal tersebut. Tetapi sebagai antisipasi pihak madrasah, kita juga telah menyediakan genset pinjaman untuk mengatasi hal tersebut jika terjadi,”tuturnya.

Dan kepada para siswa, lanjut Saipul, Ia berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan sebelum ujian ini dengan belajar lebih giat, istirahat lebih banyak, jaga kesehatan dan jauhi pergaulan yang tidak baik agar tidak menimbulkan hal-hal yang diinginkan menjelang pelaksanaan UNBK ini.

“Kepada anak-anak, harus jaga diri baik-baik dan jangan lupa berdoa, agar dimudahkan dalam pelaksanaan UNBK ini. Dan saya berharap semoga pelaksanaan rangkaian ujian hingga pelaksanaan UNBK dapat berjalan dengan lancar dan semua siswa nantinya dapat meraih hasil yang maksimal dan bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya serta berhasil masuk dan lolos di perguruan tinggi pilihan dan yang menjadi favorit,” harapnya. (AE02)

Rekomendasi Berita