oleh

2.400 Persil Sudah Diukur

BPN Optimalkan Program PTSL

Tingginya target Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), atau sebelumnya dikenal Prona membuat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Lubuklinggau harus bekerja keras. Lantas apa saja upaya dilakukan?

Laporan Peny Anggraini, Air Kuti

Tahun 2018 Kantor BPN Kota Lubuklinggau diberi kuota 20 ribu persil program PTSL, naik drastis jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 11 ribu persil saja. Butuh kerja ekstra agar program ini selesai tepat waktu.

Semua bagian dan staf dilibatkan untuk program ini, tujuannya agar tetap memberikan layanan prima kepada masyarakat. BPN Kota Lubuklinggau sudah melakukan sosialisasi program ini di 72 kelurahan, bahkan sebagian kelurahan juga sudah melakukan pendaftaran.

Tidak hanya itu, ada beberapa kelurahan juga masuk tahapan berikutnya, yaitu pengukuran bidang tanah yang akan disertifikatkan.

“Saat ini lebih kurang sudah 12 % atau 2.400 persil yang sudah kita ukur, setiap hari datanya berubah karena setiap hari ada pengukuran,” kata Kepala Kantor BPN Kota Lubuklinggau, Agustin Samosir.

Ditambahkan pria berpostur tinggi ini, tahun 2017 lima targetnya secara nasional 5 juta bidang, tahun 2018 target 7 juta bidang, tahun 2019 target 9 juta bidang, dan tahun 2020-2025 target 10 juta bidang. Untuk Kota Lubuklinggau tahun 2017 mendapatkan kuota 11 ribu persil, tahun 2018 20 ribu, tahun 2019 mendatang 20 ribu. Kuota ini diperuntukkan bagi delapan kecamatan.

Dengan tahap kegiatan, diantaranya penyuluhan yang dilakukan di setiap kelurahan, pengumpulan data yuridis. Pemasangan tanda batas, pengumpulan data fisik, pemeriksaan tanah, penerbitan sertifikat, validasi PBB/BPHTB, dan penyerahan sertifikat.

Agustin Samosir mengimbau, masyarakat tanpa terkecuali segeralah daftarkan bidang tanahnya. Karena biaya sertifikat PTSL 2018 disediakan pemerintah APBN. Kegiatan ini mungkin tidak akan dilaksanakan di lokasi yang sama di tahun yang akan datang.

Pemerintah juga akan jemput bola dengan mendatangi masyarakat melalui RT/kelurahan, termasuk tim BPN Kota Lubuklinggau sendiri.(*)

Rekomendasi Berita