oleh

19.900 Paket Sempurna Siap Didistribusikan, Bupati Musi Rawas Pastikan Stok Bahan di Masyarakat

LINGGAUPOS.CO.ID – Berbeda dengan bantuan sosial (Bansos) di putaran pertama, Bansos Sembako yang akan didistribusikan ke masyarakat Kabupaten Musi Rawas (Mura) di putaran kedua ini lebih lengkap memenuhi unsur kesehatan, jaring pengaman sosial, kemudian mengatasi dampak ekonomi.

Untuk putaran kedua ini dinamakan dengan Bansos ‘Paket Sempurna’ kegiatan P2 IT (Paket Peningkatan Imunitas Tubuh). Sedikitnya ada 19.900 Paket Sempurna yang sudah siap didistribusikan ke masyarakat.

Memastikan ketersediaan bahan Bansos berasal dari masyarakat Kabupaten Mura, Minggu (17/5/2020) Bupati Mura, H Hendra Gunawan didampingi Ketua DPRD Mura, Azandri dan Asisten II Setda Mura, H Aidil Rusman dan jajarannya turun langsung kelapangan meninjau beberapa tempat usaha dan gudang penyimpanan bahan Sembako yang akan dijadikan sumber Bansos tersebut.

Kegiatan diawali dengan peninjauan gudang telur Abbas Farm di Jalan HM Soeharto Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti, kemudian berlanjut di Kandang Ayam Fandri di Desa Petunang Kecamatan Tuah Negeri, berlanjut ke Gudang Semangka milik Sunggring Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti.

Kemudian sekitar pukul 10.45 WIB dilanjutkan dengan peninjauan petani ikan milik Sugiono Desa E Wonokerto Dusun V Kecamatan Tugumulyo, dan dilanjutkan dengan peninjauan di gudang pengepul cabe milik Rizal di Desa G1 Mataram Kecamatan Tugumulyo, terkahir di Unit Pasca panen atau tempat penggilingan padi, Kelompok Tani Sinar Karya II Desa Sumber Rejo, Kecamatan Megang Sakti.

Bupati Mura, H Hendra Gunawan mengatakan, dirinya kemarin beserta jajaran melihat secara langsung stok bahan untuk Bansos putaran kedua. Sebelumnya pada Maret lalu Pemkab Mura sudah mengelontorkan bantuan untuk putaran pertama, yang kemudian dilakukan evaluasi baik data penerima yang dievaluasi dengan menurunkan 199 pejabat eselon II ke setiap desa, untuk melihat memastikan data-data yang ada di lapangan.

“Sehingga diharapkan di putaran kedua ini, data penerimanya sudah tepat sasaran. Walaupun masih ada yang terlewat, namun ini akan terus diperbaiki dan dievaluasi. Dari hasil masukan dan saran, penyaluran Bansos di putaran kedua ini dinamakan dengan ‘Paket Sempurna’ dengan nama kegiatan P2 IT (Paket Peningkatan Imunitas Tubuh),” kata Bupati, kepada media.

Menurut Bupati, melihat perkembangan dampak Covid-19 ini semakin panjang, dan tentunya segala upaya akan terus persiapkan untuk meminimalisir dampak tersebut. Salah satunya dengan peyaluran Bansos ini.

Namun berbeda dengan putaran pertama, Bansos di putaran kedua ini bukan hanya beras melainkan beras tetap ditambah ayam, buah semangka, telur, ayam dan juga cabai dan ikan.

“Dimana semua bahan Bansos tersebut didapat langsung dari petani di Kabupaten Mura. Sehingga semuanya masyarakat terbantu, karena bantuan dari masyarakat untuk masyarakat. Untuk Bansos beras, Kabupaten Mura merupakan daerah dengan hasil beras melimpah. Sehingga dipastikan ketersedian beras akan aman sampai kapanpun dan siap disalurkan jika masyarakat membutuhkan,” jelasnya.

Dikatakan Bupati, Bansos putaran kedua ini, bukan hanya beras, namun sesuai instruksi dari pemerintah pusat, maka juga diberikan bantuan berupa ayam, yang akan menjadi sumber protein masyarakat.

Diketahui juga, pata peternak ayam ini juga sedang terpuruk karena turunnya permintaan, namun dengan program Paket Sempurna ini mereka merasa terbantu.

“Sesuai dengan instruksi Presiden, bahwa relokasi anggaran harus digunakan untuk penangulangan Covid-19, mulai dari kesehatan, jaring pengaman sosial, kemudian mengatasi dampak ekonomi.

Dari semua ini sudah dicakup langsung dalam Paket Sempurna ini, dengan meliputi berbagai macam bantuan tersebut. Bantuan ini akan terus dievaluasi, khususnya para penerimanya. Sehingga semua elemen masyarakat harus berperan aktif mengasi bantuan tersebut,” pungkas Bupati.

Sementara itu, Asisten II Setda Mura, H Aidil Rusman mengatakan, bantuan Paket Sempurna ini akan disalurkan untuk empat bulan kedepan, yang akan tersebar di 186 desa dan 13 kelurahan di Kabupaten Mura.

Dikatakannya, berbeda dengan putaran pertama, di putaran kedua ini bukan hanya beras, tapi juga beberapa pangan lainnya, seperti ayam, buah semangka, telur, ikan dan cabe dengan rincian per Kepala Keluarga (KK).

“Untuk setiap KK menerima Beras 10Kg, Ayam satu ekor dengan berat mulai 1,6Kg sampai 2Kg, Telur 1/2 karpet, Semangka antara 4Kg sampai 5Kg, Ikan 2Kg, Cabe 1Kg dan Paket Bahan Pangan yang berisikan Minyak, Gula, Kecap.

Untuk jadwal pendistribusian dimulai Senin (18/5/2020), untuk tahap pertama di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tugumulyo, Purwodadi dan Megang Sakti, kemudian dilajutkan untuk kecamatan lainnya, yang ditargetkan Jum’at 22 Mei 2020 atau sebelum Idul Fitri,” jelas, Asisten.

Ditambahkannya, dalam pendistribusian akan melibatkan beberapa Dinas terkait, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian dan Peternakan, agar turun mengawasi pendistribusianya ke masyarakat.

Bantuan akan didistribusikan ke Kecamatan, kemudian diteruskan ke Desa dan juga masyarakat penerimanya. Adapun total penerima bansos Paket Sempurna ini sebanyak 19.900 KK yang tersebar di 14 Kecamatan Dalam Kabupaten.

Sementara itu Syarif, Pemilik Gudang Telur Abbas mengaku senang atas program ini.

“Selama ini gudangnya belum pernah menerima pesanan sebanyak ini, terlebih selama pandemi Covid-19.

Namun dengan progran Bupati, saya bersyukur, sebab selain kebanjiran pesanan, juga bisa menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat untuk menyusun dan memsortir telur,” katanya.

“Kami bersyukur dengan program Bupati Mura, H Hendra Gunawan ini, karena selama pandemi Covid-19 penjualan ayam pedaging mengalami kesulitan. Terimakasih pak Bupati,” ditambahkan kata pemilik kandang ayam Fadri.

Rizal, pengepul Cabe Merah juga menerima imbas positif dari program ini.

“Di hari-hari biasanya, saya menjual cabe dengan eceran dan ke pasar, tapi semenjak merebaknya Virus Corona penjualan saya sangat turun dratis. Alhamdulillah, dengan program Bupati cabe saya laku banyak bahkan mencapai kurang lebih 5 ton. Saya dapat cabe dari petani asli Musi Rawas, seperti di Desa S Kerto Sari Kecamatan Purwodadi, Desa Sukadana Kecamatan STL Ulu Terawas, Kecamatan Megang Sakti T Bangun Sari,” ungkap Rizal. (*)

Sumber Rilis

Rekomendasi Berita