oleh

170 Perusahaan Wajib Terapkan UMK 2018

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Mulai Februari mendatang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Musi Rawas mulai memberikan sosialisasi ke perusahaan tentang naiknya Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Kepala Disnakertrans Musi Rawas, H Burlian Melalui Kepala Bidang Hubungan Industrial, Satuan Kerja dan Dansos, A Asron Arfinsie kepada Linggau Pos, Senin (8/1) mengatakan bahwa untuk tahun 2018 mengalami kenaikan UMK sesuai ketetapan dari Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin.

“Karena ada kenaikan tersebut, maka mulai Februari mendatang kita akan melakukan sosialisasi ke perusahaan terkait UMK ini. Karena, kalau tidak dilakukan sosialisasi maka perusahaan tidak tahu, kalau UMK sudah mengalami kenaikan,” kata Asron sapaan akrabnya.

Menurut Asron, pada Februari mendatang pihaknya memberikan sosialisasi ke 170 perusahaan yang tersebar di Kabupaten Musi Rawas.

“UMK Tahun 2018 ini naik sebesar Rp 2.725.800. Sedangkan tahun 2017 UMK Musi Rawas hanya sebesar Rp 2.574.000. Ini tentu saja mengalami kenaikan sebesar Rp 218.400 atau kalau dipersentase 8.71%,”ucapnya.

Asron mengatakan, karena ini peraturan yang ditetapkan oleh Gubernur, maka seluruh perusahaan harus mentaatinya.

“Ada sangsinya kalau perusahaan tidak mentaati, makanya kita lakukan sosialisasi, agar perusahaan tahu,”ucapnya.

Kenaikan UMK ini disambut baik oleh pekerja di Musi Rawas, seperti yang disampaikan oleh Andri bahwa kenaikan UMK tersebut tentu saja menambah semangatnya bekerja.

“Jelas menambah semangat, karena UMK tersebut naik sesuai dengan hasil kerja yang kita lakukan selama ini. Alhamdulillah, semoga segera dilaksanakan dalam waktu dekat,” tutupnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita