oleh

144 Warga Tergigit HPR

LINGGAU POS ONLINE, CURUP – Waspada dengan anjing liar. Pasalnya 144 warga di Kabupaten Rejang Lebong tahun 2017 tergigit Hewan Penular Rabies (HPR).

Gigitan HPR ini mayoritas berasal dari gigitan HPR jenis anjing. Kalangan warga tergigit HPR ini setelah diperiksakan langsung diberikan suntik Var. Mengantisipasi terkenanya rabies.

Kabid P2PL Dinkes Kabupaten Rejang Lebong, Hermansyah menjelaskan, petugas memberikan suntikan pada korban gigitan HPR ini mengantisipasi terkenanya penyakit Rabies yang ditularkan oleh HPR.

“Kita langsung berikan suntik VAR mengantisipasi terkenanya penyakit rabies, sebab jika tidak diberikan suntik Var dikhawatirkan gigitan dari HPR tersebut benar-benar terinfeksi rabies,” paparnya.

Menurutnya, memberikan suntikan Var untuk mencegah terkena rabies lantaran untuk memastikan apakah HPR tersebut terinveksi rabies atau tidak membutuhkan waktu untuk pemeriksaan.

“Iya kalau HPR itu tidak terkena rabies, kalau ternyata HPR memang terkena HPR khawatir korban gigitan terinfeksi rabies dulu sebelum diberi suntik Var,” paparnya.

Sementara itu, dari 144 kasus gigitan terhadap HPR terhitung hingga Oktober 2017 dan kasus gigitan terbesar terjadi pada bulan Oktober. Dipaparkan, kasus gigitan ini pada bulan Januari terjadi 5 kasus, kemudian Februari 10 kasus, Maret 23 kasus, April 12 kasus.

Kemudian pada bulan Mei terjadi 10 kasus, Juni 3 kasus. Juli 22 kasus, Agustus sebanyak 17 kasus dan pada September terjadi 15 kasus gigitan.

“Untuk stok Var saat ini masih cukup hingga beberapa bulan kedepan,” tambahnya. (09)

Komentar

Rekomendasi Berita