oleh

1,3 Juta Ha Lahan Jadi Perkebunan Karet

LINGGAU POS ONLINE, MUARA BELITI – Sektor perkebunan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencapai 95 %, di mana 1,3 Juta Hektare (Ha) lahan dijadikan perkebunan karet. Ini membuktikan Sumsel secara nasional sangat unggul.

Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Provinsi Sumsel, H Fachrurozi kepada Linggau Pos, Rabu (1/11) mengatakan bahwa 95 % tersebut dimiliki oleh petani, rakyat ada juga perusahaan.

“Kalau untuk komoditi sawit, kita sudah memasuki periode peremajaan, yang di canangkan di Kabupaten Banyuasin beberapa waktu lalu oleh Presiden RI langsung, kemudian komoditi kopi juga demikian, walaupun banyak kopi yang dijual di Lampung,” kata H Fachrurozi saat membuka acara sosialisasi penguat kelembagaan petani melalui penumbuhan Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) di Kabupaten Musi Rawas.

Kemudian, lanjut H Fachrurozi, saat ini yang menjadi kendala bagi pihaknya adalah kelembagaan usaha tani yang kebanyakan dilakukan sendiri-sendiri, sehingga masih banyak petani yang tidak memiliki daya akal yang kuat, terutama karet pada tahun terakhir mengalami penurunan. Makanya kedepan kualitas karet, harus ditingkatkan.

“Kita juga harus melakukan efisiensi perkebunan karet tua, dengan cara melakukan peremajaan, di setiap tahunnya. Maka dari itu dibuatnya LEM ini menjadi upaya untuk menyejahterakan masyarakat di sektor perkebunan dengan sasaran tumbuhnya kesadaran dan wilayah masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, H Amra mengharapkan kegiatan ini mampu menjadi wadah bagi petani Musi Rawas dalam mengembangkan dan memajukan hasil komoditi yang selama ini menjadi penopang kebutuhan hidupnya.

“Pembinaan dan pengembangan seperti ini sangatlah baik, karena penguatan kelembagaan petani melalui LEM ini sangat tepat. Maka dari itu, untuk meningkatkan kualitas dibutuhkan kerjasama dan komitmen dari semua pihak. Agar kedepan sektor perkebunan di Musi Rawas semakin unggul,” tutupnya. (12)

Komentar

Rekomendasi Berita